INILAH.COM,
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul
Sembiring meminta insan pers harus menjadi informan publik secara
detail.
"Peran pers harus menguliti calon presiden, tanya visi-misinya," kata Tifatul di Hotel Grage Horizon Bengkulu dalam acara Hari Pers Nasional 2014, Sabtu (8/2/2014).
Menurut dia, para bakal calon presiden jangan hanya mengandalkan gaya 'blusukan' atau banyak pasang iklan di media masing-masing. "Jangan hanya iklan mucul di televisi dan modal blusukan," jelas dia.
Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan banyak permasalahan yang sedang dihadapi bangsa terkait keamanan dan ekonomi. Oleh karena itu, perlu menjadi prioritas bagi pemimpin mendatang.
"Kita sedang krisis ekonomi, jadi bukan dalam bentuk obat cespleng, tapi bagaimana solusinya. Begitu juga soal keamanan dan pertahanan, konsep apa yang dimilikinya. Ini calon presiden harus dikuliti," tegasnya. [rok]
"Peran pers harus menguliti calon presiden, tanya visi-misinya," kata Tifatul di Hotel Grage Horizon Bengkulu dalam acara Hari Pers Nasional 2014, Sabtu (8/2/2014).
Menurut dia, para bakal calon presiden jangan hanya mengandalkan gaya 'blusukan' atau banyak pasang iklan di media masing-masing. "Jangan hanya iklan mucul di televisi dan modal blusukan," jelas dia.
Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan banyak permasalahan yang sedang dihadapi bangsa terkait keamanan dan ekonomi. Oleh karena itu, perlu menjadi prioritas bagi pemimpin mendatang.
"Kita sedang krisis ekonomi, jadi bukan dalam bentuk obat cespleng, tapi bagaimana solusinya. Begitu juga soal keamanan dan pertahanan, konsep apa yang dimilikinya. Ini calon presiden harus dikuliti," tegasnya. [rok]
