INILAHCOM, Jakarta - Partai NasDem mendesak aparat kepolisian
dan pemerintah Aceh menangkap pelaku penembakan kantor NasDem di Aceh.
Sebab, penembakan itu berpotensi menimbulkan kerusuhan.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Ferry Mursyidan Baldan meminta agar Pemerintah Aceh tidak menutupi kasus penembakan kantor NasDem itu.
"Kalau tidak ditangkap pelakukan ya sudah nanti akan ada lagi. Ini kan menjelang Pemilu yang berpontesi menimbulkan kerusuhan. Jangan ada pembiaran ini," kata Ferry, di Hotel Atlet Century, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2014).
Sebab, Ferry memastikan penembakan itu terindikasi motif kesengajaan pihak tertentu. "Orang ada selongsong peluru gimana tidak ada, jangan menutup-tutupi. Kalau merubuhkan spanduk dan baliho kita biasa saja, tapi kalau ada selongsong peluru kan bahaya," kata Ferry.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf membantah adanya penembakan di posko Partai NasDem Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
"Saya rasa itu bukan penembakan, meleraikan. Aparat yang meleraikan. Bukan penembakan," kata Muzakkir usai pertemuan kepengurusan KIP (Komisi Independen Pemilihan) di kantor KPU, Jakarta, Selasa (18/2/2014).
Dia mengatakan situasi terkini di negeri Serambi Mekah itu sudah kondusif, dan aman. "Kuatir saja yang berlebihan, tapi tidak ada apa-apa. Masyarakat tidak khawatir. Ya semua ada kordinasi Polisi, BIN, BAIS (Badan Intelijen Strategis) sudah siap," jelasnya. [mes]
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Ferry Mursyidan Baldan meminta agar Pemerintah Aceh tidak menutupi kasus penembakan kantor NasDem itu.
"Kalau tidak ditangkap pelakukan ya sudah nanti akan ada lagi. Ini kan menjelang Pemilu yang berpontesi menimbulkan kerusuhan. Jangan ada pembiaran ini," kata Ferry, di Hotel Atlet Century, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2014).
Sebab, Ferry memastikan penembakan itu terindikasi motif kesengajaan pihak tertentu. "Orang ada selongsong peluru gimana tidak ada, jangan menutup-tutupi. Kalau merubuhkan spanduk dan baliho kita biasa saja, tapi kalau ada selongsong peluru kan bahaya," kata Ferry.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf membantah adanya penembakan di posko Partai NasDem Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
"Saya rasa itu bukan penembakan, meleraikan. Aparat yang meleraikan. Bukan penembakan," kata Muzakkir usai pertemuan kepengurusan KIP (Komisi Independen Pemilihan) di kantor KPU, Jakarta, Selasa (18/2/2014).
Dia mengatakan situasi terkini di negeri Serambi Mekah itu sudah kondusif, dan aman. "Kuatir saja yang berlebihan, tapi tidak ada apa-apa. Masyarakat tidak khawatir. Ya semua ada kordinasi Polisi, BIN, BAIS (Badan Intelijen Strategis) sudah siap," jelasnya. [mes]
