Headlines News :
Home » » Sutan: Islam Tak Pernah Ajarkan Anarkis

Sutan: Islam Tak Pernah Ajarkan Anarkis

Written By Unknown on Sabtu, 27 Juli 2013 | 01.52

INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat menyesalkan sikap Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab yang menyebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai kepala negara pecundang yang suka menebar fitnah dan bungkam terhadap maksiat.

Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bathoegana mengatakan, pernyataan SBY bukan tidak ada sebab. Menurutnya, hal itu sebagai imbauan kepala negara kepada para ormas yang kerap berbuat anarkis dan meresahkan warga saat bulan Ramadhan.

"Pernyataan Presiden SBY bukan tidak ada sebab. Hal itu berdasarkan kejadian bentrokan FPI dengan warga di Kendal, Jawa Tengah," kata Sutan, kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (25/7/2013).

Menurutnya, tidak sepatutnya sebuah ormas merazia serta menangkap pihak yang memang terbukti melanggar hukum. Sebab, hal itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab dari aparat penegak hukum khususnya aparat kepolisian untuk menindak.

"Islam itu tidak pernah mengajarkan anarkis. Razia dan menangkap itu kita kembalikan ke Undang-undang, kalau ada masalah seharusnya biarlah aparat hukum yang bertindak," tegasnya.

Sebelumnya, soal peristiwa di Kendal, Habib Rizieq menjelaskan, FPI tidak main hakim sendiri. Akan tetapi mendatangi Polres dan meminta tempat pelacuran ditutup apalagi di Bulan Ramadhan. Justru, kata Habib Rizieq, FPI yang dihakimi oleh oleh ratusan preman pelacuran dengan berbagai macam senjata hingga banyak yang terluka.

Bahkan Kapolres Kendal mengatakan dengan jujur di berbagai media bahwa FPI sudah koordinasi. Di Kendal, FPI itu korban bukan pelaku utama.

"Lalu, dasar tuduhan SBY itu apa? Dan kenapa dalam soal Kendal, SBY begitu semangat bicara tentang FPI yang jadi korban, dan bungkam terhadap sikap pelaku preman pelacuran bersenjata dan tempat pelacuran yang buka buka siang malam di bulan Ramadhan?" Rizieq menggugat.

Menurut Rizieq, SBY bukan seorang negarawan yang cermat dan teliti dalam menyoroti berita. “Tapi hanya seorang pecundang yang suka sebar fitnah dan bungkam terhadap maksiat,” tegasnya. [mes]
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI