INILAH.COM, Bengkulu - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) meminta kepada seluruh bakal calon pemimpin Indonesia 2014 harus
memperhatikan keinginan rakyat.
Ia menuturkan, pengalamannya mengikuti Pemilu Presiden sejak tahun 2004 dan 2009 itu mengikuti pandangan, perasaan dan hati nurani rakyat.
"Jadi, jangan sampai salah baca dan salah kalkulasi," kata SBY saat pidato pada acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2014 di Benteng Marlborough Bengkulu, Minggu, (9/2/2014).
SBY melanjutkan, para bakal calon presiden juga perlu memprioritaskan program-program kerja yang mensejahterakan masyarakat. "Semua harus diakomodir keinginan rakyat," ucapnya.
Menurutnya, keputusan rakyat untuk memilih para calon presiden merupakan final dan mengikat sehingga tidak bisa diganggu gugat. Meskipun itu ditakdirkan oleh Allah Swt.
"Selain itu, dia juga seseorang yang disukai rakyat. Selamat untuk para capres dan semoga berhasil," tambahnya. [ton]
Ia menuturkan, pengalamannya mengikuti Pemilu Presiden sejak tahun 2004 dan 2009 itu mengikuti pandangan, perasaan dan hati nurani rakyat.
"Jadi, jangan sampai salah baca dan salah kalkulasi," kata SBY saat pidato pada acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2014 di Benteng Marlborough Bengkulu, Minggu, (9/2/2014).
SBY melanjutkan, para bakal calon presiden juga perlu memprioritaskan program-program kerja yang mensejahterakan masyarakat. "Semua harus diakomodir keinginan rakyat," ucapnya.
Menurutnya, keputusan rakyat untuk memilih para calon presiden merupakan final dan mengikat sehingga tidak bisa diganggu gugat. Meskipun itu ditakdirkan oleh Allah Swt.
"Selain itu, dia juga seseorang yang disukai rakyat. Selamat untuk para capres dan semoga berhasil," tambahnya. [ton]
