Headlines News :
Home » » PPP Sudah Mantap Usung Suryadharma Ali?

PPP Sudah Mantap Usung Suryadharma Ali?

Written By Unknown on Kamis, 06 Februari 2014 | 13.00

INILAH.COM, Jakarta - Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan berlangsung 7-9 Februari pekan ini cukup strategis dalam menentukan siapa calon presiden yang akan diusung. PPP sudah mantap pilih Suryadharma Ali?

Nama Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) kali pertama mencuat dalam rapat konsultasi antara Pengurus Harian, Pimpinan Majelis Syariah, Pimpinan Majelis Pertimbangan, Pimpinan Majelis Pakar, DPP PPP di Ponpes Ash-Shiddiqiyah, Kedoya, Jakarta, Senin (30/9/2013). Saat itu, wacana memunculkan Suryadharma Ali sebagai calon presiden menggema.

Menurut rencana dalam Mukernas II PPP, nama Suryadharma Ali akan dideklarasikan oleh partai berlambang kabah itu. Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin mengakui di internal PPP terdapat dua arus besar yang menginginkan agar Suryadharma Ali ditetapkan sebagi capres namun ada pula yang menginginkan tokoh lainnya.

"Pandangan yang lain yang juga tidak kecil menghendaki selain ketum, juga perlu dimunculkan nama-nama lain yang salama ini memang enam bulan terakhir terus dimonitor, terkait rekam jejak sejumlah nama yang sudah muncul di permukaan," kata Lukman di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (3/2/2014).

Dalam kesempatan tersebut, Lukman menyebutkan beberapa tokoh yang masih tetap dimonitor PPP seperti Jusuf Kalla, Mahfud MD, Khofifah Indarparawansa, dan Anies Baswedan. "Jusuf Kalla beredar di internal PPP, meski SDA cukup banyak mengisi wacana di internal," imbuh Wakil Ketua MPR RI ini.

Selain dua wacana yang berkembang terkait figur, Lukman menyebutkan juga mencuat wacana tentang pengumuman kandidat presiden dari PPP apakah dilakukan sebelum atau sesudah pemilu legislatif. "Jika dilakukan sebelum pemilu legislatif, diharapkan bisa mendongkrak perolehan suara," tambah Lukman.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahurmuziy mengatakan dalam Pemilu Presiden 2014 mendatang PPP optimistis sebagai partai tengah sebagaimana hasil berbagai lembaga riset politik akan menentukan peta politik dalam Pemilu mendatang.

"Karena saat ini tidak ada tokoh yang determinan seperti di Pemilu 2009 lalu, maka peran partai tengah seperti PPP cukup diperhitungkan, terlebih syarat presidential threshold 20 persen masih tinggi," urai Romi.
Ikhtiar PPP mengajukan Suryadharma Ali sebagai capres 2014 di satu sisi dan menjadi pemimpin dalam koalisi partai Islam di sisi lain, merupakan ijtihad politik. Meski, jika melihat kesejarahan PPP, partai yang saat era Orde Baru sebagai alternatif bagi masyarakat Islam Indonesia, belakangan kian memudar.

Setidaknya data hasil pemilu sejak era reformasi menunjukkan secara konsisten partai yang mempopulerkan tagline "Rumah Besar Umat Islam" ini memperoleh suara jeblok. Merujuk hasil pemilu pasca-reformasi dengan format multipartai, perolehan PPP dalam pemilu tak lebih dari 10% suara.

Seperti dalam pemilu 1999, PPP hanya mampu meraih dukungan 10,72%. Sedangkan dalam Pemilu 2004, perolehan suara PPP semakin jeblok yaitu hanya meraih dukungan 8,15%, Pemilu 2009 hanya meraih 5,32 persen.

Kondisi tersebut cukup kontras dengan perolehan PPP di era Orde Baru. Partai berlambang kabah itu menduduki nomor urut dua di bawah Golongan Karya (Golkar) mulai 1977 hingga 1992 lalu. Seperti pada Pemilu 1977, PPP meraih dukungan 29,29%, Pemilu 1982 sebesar 27,78%, 1987 sebesar 15,97%, 1992 sebesar 17,01% serta pada Pemilu 1997 sebesar 17,01%. [mdr]
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI