INILAHCOM, Jakarta - Peserta Konvensi Partai Demokrat,
Gita Wirjawan, menyuarakan pentingnya perbaiki sistem mitigasi bencana
di Indonesia.
Mantan
Menteri Perdagangan itu menilai banyak masalah penanganan bencana di
Tanah Air yang harus diperbaiki mengingat Indonesia memiliki banyak
potensi bencana seperti banjir, longsor, tsunami, gempa dan letusan
gunung berapi.
"Perlu
ketegasan dari pemerintah apakah sebuah kejadian bencana tersebut masuk
kategori bencana nasional atau bencana biasa agar penanganan terhadap
para korban tepat dan maksimal," kata Gita, Minggu (16/2/2014).
Sebagai
Ketua Umum Barindo, Gita menegaskan hard power dan soft power dalam
penanganan bencana harus diperbaiki. Dia melihat keterbatasan
infrastruktur atau hard power menjadi satu masalah klasik yang dihadapi
saat bencana terjadi.
Menurutnya,
pemerintah sudah siap tanggap memberikan bantuan berupa pakaian,
logistik, hingga sembako. Hal itu sudah sangat baik. Namun diperlukan
satu ketegasan menetapkan status bencana alam untuk memastikan ada
bantuan maksimal terkirim ke wilayah bencana dengan kategori berat.
"Pendidikan
tentang kebencanaan yang kurang diberikan terhadap anak-anak dan
generasi muda. Saya rasa itu menjadi poin penting menyuburkan
kewaspadaan terhadap bencana sedini mungkin sehingga masyarakat tidak
panik ketika evakuasi. Dengan pelatihan seperti ini, diharapkan jumlah
korban ditekan atau bahkan mencegah adanya korban," papar Gita.
Gita
memberikan contoh masyarakat Jepang dimana masyarakat sudah memiliki
kesadaran bahwa mereka berada di wilayah bencana. Pemerintah negara itu
memberikan bekal kepada masyarakat untuk siap menghadapi bencana, salah
satunya dengan memberikan pelatihan menghadapi bencana.
Terkait
edukasi bencana, Gita menyatakan hal itu sebagai pekerjaan rumah yang
harus disikapi bersama oleh perintah pusat dan pemerintah daerah.[man]
