INILAH.COM, Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
Keuangan (PPATK) menegaskan, akan mengantisipasi adanya dana asing yang
mengalir ke partai politik dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014.
"Fokus kita dalam pemilu yang bersih. Kami ingin pemimpin legislator perwakilan rakyat berkualitas kerdibelitas begitu juga eksekutor," kata Kepala PPATK M. Yusuf di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa, (4/2/2014).
Yusuf melanjutkan, dana asing yang tidak jelas asal-usulnya bisa merusak demokrasi dan bangsa Indonesia.
"Fokus kita dalam pemilu yang bersih. Kami ingin pemimpin legislator perwakilan rakyat berkualitas kerdibelitas begitu juga eksekutor," kata Kepala PPATK M. Yusuf di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa, (4/2/2014).
Yusuf melanjutkan, dana asing yang tidak jelas asal-usulnya bisa merusak demokrasi dan bangsa Indonesia.
"Kalau
sampai partai politik tidak jelas uangnya dari mana maka kita akan
tersandra dari bangsa kita dan itu kita akan tindak lanjuti," katanya.
Saat ini PPATK, lanjut Yusuf, pihaknya tengah menunggu informasi dari KPU terkait dana-dana kampanye partai politik. Salah satu bentuk pendanaan asing yaitu, pembuatan atribut kampanye.
Saat ini PPATK, lanjut Yusuf, pihaknya tengah menunggu informasi dari KPU terkait dana-dana kampanye partai politik. Salah satu bentuk pendanaan asing yaitu, pembuatan atribut kampanye.
"Kalau sampai saat ini belum menemukan. Kita masih menunggu dari KPU," tandasnya.[bay]
