INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenjot
proyek pembangunan Waduk Marunda di RW 02, Marunda, Cilincing, Jakarta
Utara. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memprediksi dalam waktu setahun
waduk ini sudah selesai dibangun.
"Ini sudah dimulai, kata kepala Dinas PU bisa selesai dalam setahun," kata pria yang akrab disapa Jokowi itu, saat meninjau proyek Waduk Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/2/2014).
Jokowi melanjutkan, saat ini dari luas total 56 hektare baru sekitar 36 hektare saja yang dibebaskan. Sedangkan sisanya direncanakan akan selesai pada April 2014 ini. Untuk mempercepat pengerukan, pihaknya juga akan menambah sebanyak 14 unit eksavator, pada pekan depan.
"Sekarang baru enam eksavator yang bergunakan itu punya Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kalau lelang sudah masuk, pemenangnya ada langsung nambah lagi," ujarnya.
Menurut Jokowi, keberadaan waduk yang diperkirakan selesai dalam waktu satu tahun itu akan mencegah banjir di sejumlah wilayah Jakarta Utara dan Timur. Karena selain menampung air dari kawasan Marunda dan Rorotan, waduk juga akan dialiri air dari Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Blencong.
"Alirannya dari Kanal Banjir Timur (KBT), lewat Kali Blencong lalu masuk ke sini. Dari waduk nanti menuju laut, kalau penuh, pompa ke laut. Nanti akan seperti Waduk Pluit," jelas Jokowi.
Terkait pembebasan lahan, Jokowi mengatakan hal itu bisa diselesaikan pada April mendatang, sebab anggarannya sudah tersedia. Nantinya, waduk ini akan mencontoh Waduk di Pluit, yakni akan dilengkapi dengan sarana joging track.[bay]
"Ini sudah dimulai, kata kepala Dinas PU bisa selesai dalam setahun," kata pria yang akrab disapa Jokowi itu, saat meninjau proyek Waduk Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/2/2014).
Jokowi melanjutkan, saat ini dari luas total 56 hektare baru sekitar 36 hektare saja yang dibebaskan. Sedangkan sisanya direncanakan akan selesai pada April 2014 ini. Untuk mempercepat pengerukan, pihaknya juga akan menambah sebanyak 14 unit eksavator, pada pekan depan.
"Sekarang baru enam eksavator yang bergunakan itu punya Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kalau lelang sudah masuk, pemenangnya ada langsung nambah lagi," ujarnya.
Menurut Jokowi, keberadaan waduk yang diperkirakan selesai dalam waktu satu tahun itu akan mencegah banjir di sejumlah wilayah Jakarta Utara dan Timur. Karena selain menampung air dari kawasan Marunda dan Rorotan, waduk juga akan dialiri air dari Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Blencong.
"Alirannya dari Kanal Banjir Timur (KBT), lewat Kali Blencong lalu masuk ke sini. Dari waduk nanti menuju laut, kalau penuh, pompa ke laut. Nanti akan seperti Waduk Pluit," jelas Jokowi.
Terkait pembebasan lahan, Jokowi mengatakan hal itu bisa diselesaikan pada April mendatang, sebab anggarannya sudah tersedia. Nantinya, waduk ini akan mencontoh Waduk di Pluit, yakni akan dilengkapi dengan sarana joging track.[bay]