INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat menegaskan tak
mempermasalahkan ada atau tidaknya dana saksi parpol dari negara.
Demokrat mengaku sudah memiliki anggaran tersendiri untuk para saksinya.
"Kami
ini moderat, tidak pernah ngotot-ngototan. Ada dana saksi dari negara,
monggo kalau disepakati. Monggo juga jika kemudian batal, dicoret atau
tidak jadi," ujar Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan saat
dihubungi, Jumat (7/2/2014).
Menurut Pohan,
Demokrat akan melaksanakan apapun keputusan pemerintah soal dana saksi
parpol. Karena sejak awal usulan itu disampaikan oleh semua parpol.
"Ikuti
aturan dan mekanisme sajalah. Kami tidak ekstrem kemana-mana. Yang
penting segala sesuatu itu konstitusional dan sesuai mekanisme berlaku,"
kata dia.
Sebelumnya, kebijakan dana saksi parpol
yang ditanggung negara masih menjadi polemik. Pasalnya beberapa parpol
menolak adanya dana tersebut karena khawatir disalahgunakan.
Meski
begitu, pemerintah masih terus mengkaji soal dana saksi parpol dengan
kembali akan membahas dengan beberapa pihak khususnya DPR dan
Bawaslu.[dsy]
