INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat mengapresiasi apa yang
dilakukan oleh pemerintah serta kerja sama semua pihak dalam menangani
bencana erupsi Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Maimara Tando mengatakan, dalam membantu meringankan beban korban bencana semua pihak harus menyingkirkan perbedaan yang ada. "Saat ini kita tidak melihat warna hanya ada sata kata kita bantu mereka," ucapnya, Senin (17/2/2014).
Maimara yang meninjau langsung ke lokasi bencana mengatakan, saat ini DPP Partai Demokrat telah menerjunkan Rajawali Siaga Bencana (Ragana), yang merupakan tim tanggap darurat milik partai tersebut.
"Tim kami saat ini membantu apa yang bisa dikerjakan sesuai kemampuan, relawan sudah banyak yang membersihkan debu dan turut memberikan pengamanan terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan penghuninya untuk mengungsi," jelasnya.
Ia melanjutkan, saat ini salah satu fokus tim Ragana adalah menyediakan air bersih untuk para pengungsi. Selain itu, tim juga membantu membagikan masker, serta memberikan pelayanan kesehatan.
"Tim di sana nanti koordinasi dengan Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Kita harapkan apa yang kita lakukan bisa membantu warga yang mengalami musibah," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden SBY juga telah melakukan peninjauan ke lokasi pengungsi bencana erupsi Gunung Kelud di Bale Pamitra. Kepada para pengungsi, SBY menjanjikan bantuan. "Pembersihan akan dibantu aparat dan TNI. Pemerintah juga akan berikan bantuan," ujar SBY dihadapan para pengungsi.
Jenis bantuan yang akan diberikan pemerintah tidak dirinci. Namun, SBY menilai pelaksanaan tanggap darurat yang dilakukan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dilakukan dengan baik.
"Saya ingin lihat langsung kegiatan tanggap darurat yang dilaksanakan pemerintah dan BPBD. Alhamdulilah, Apa yang dilakukan pemda saya lihat dalam keadaan baik," ujarnya.
SBY juga menghimbau ke warga pengungsi untuk tetap mengikuti instruksi pemerintah agar mencegah jatuhnya korban jiwa.[bay]
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Maimara Tando mengatakan, dalam membantu meringankan beban korban bencana semua pihak harus menyingkirkan perbedaan yang ada. "Saat ini kita tidak melihat warna hanya ada sata kata kita bantu mereka," ucapnya, Senin (17/2/2014).
Maimara yang meninjau langsung ke lokasi bencana mengatakan, saat ini DPP Partai Demokrat telah menerjunkan Rajawali Siaga Bencana (Ragana), yang merupakan tim tanggap darurat milik partai tersebut.
"Tim kami saat ini membantu apa yang bisa dikerjakan sesuai kemampuan, relawan sudah banyak yang membersihkan debu dan turut memberikan pengamanan terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan penghuninya untuk mengungsi," jelasnya.
Ia melanjutkan, saat ini salah satu fokus tim Ragana adalah menyediakan air bersih untuk para pengungsi. Selain itu, tim juga membantu membagikan masker, serta memberikan pelayanan kesehatan.
"Tim di sana nanti koordinasi dengan Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Kita harapkan apa yang kita lakukan bisa membantu warga yang mengalami musibah," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden SBY juga telah melakukan peninjauan ke lokasi pengungsi bencana erupsi Gunung Kelud di Bale Pamitra. Kepada para pengungsi, SBY menjanjikan bantuan. "Pembersihan akan dibantu aparat dan TNI. Pemerintah juga akan berikan bantuan," ujar SBY dihadapan para pengungsi.
Jenis bantuan yang akan diberikan pemerintah tidak dirinci. Namun, SBY menilai pelaksanaan tanggap darurat yang dilakukan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dilakukan dengan baik.
"Saya ingin lihat langsung kegiatan tanggap darurat yang dilaksanakan pemerintah dan BPBD. Alhamdulilah, Apa yang dilakukan pemda saya lihat dalam keadaan baik," ujarnya.
SBY juga menghimbau ke warga pengungsi untuk tetap mengikuti instruksi pemerintah agar mencegah jatuhnya korban jiwa.[bay]
