INILAH.COM, Jakarta - Kericuhan kecil sempat terjadi saat
gelaran Open House di kediaman mantan Wapres Jusuf Kalla di jalan
Brawijaya Raya Nomor 6, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2013).
Kericuhan itu dipicu oleh aksi sekelompok orang yang memaksa masuk ke kediaman Ketua Palang Merah Indonesia itu dengan berdalih meminta air minum.
Awalnya, seorang ibu yang diketahui bernama Yoce itu didorong oleh petugas keamanan di kediaman JK hingga terjatuh. Tidak terima, Ia bersama teman-temanya mengamuk di depan rumah.
Menanggapi hal itu, Media Officer JK, Husain Abdullah menilai, mereka sengaja mencari gara-gara dengan memaksa masuk dan berdalih meminta air minum. Pasalnya, saat pelaksaan acara Open House, berlangsung dengan aman dan tertib.
"Lagian, acara Ini bukan pembagian sembako tapi menerima tamu berkunjung yang disebut Open House," kata Husain.
"Petugas keamanan bertugas untuk mengamankan yang tidak tertib. Buktinya, saat acara, semua tertib dan aman, petugas pun tenang-tenang saja," sambung Husain. [mvi]
Kericuhan itu dipicu oleh aksi sekelompok orang yang memaksa masuk ke kediaman Ketua Palang Merah Indonesia itu dengan berdalih meminta air minum.
Awalnya, seorang ibu yang diketahui bernama Yoce itu didorong oleh petugas keamanan di kediaman JK hingga terjatuh. Tidak terima, Ia bersama teman-temanya mengamuk di depan rumah.
Menanggapi hal itu, Media Officer JK, Husain Abdullah menilai, mereka sengaja mencari gara-gara dengan memaksa masuk dan berdalih meminta air minum. Pasalnya, saat pelaksaan acara Open House, berlangsung dengan aman dan tertib.
"Lagian, acara Ini bukan pembagian sembako tapi menerima tamu berkunjung yang disebut Open House," kata Husain.
"Petugas keamanan bertugas untuk mengamankan yang tidak tertib. Buktinya, saat acara, semua tertib dan aman, petugas pun tenang-tenang saja," sambung Husain. [mvi]
