INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia sudah mengklarifikasi
dugaan penyadapan terhadap rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
saat KTT di London, Inggris, pada 2009.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Marty Natalegawa mengatakan telah meminta klarifikasi Pemerintah Australia. "Belum ada, sudah meminta penjelasan," jelas Marty di Kantor Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/8/2013).
Pihak Indonesia meminta penjelasan langsung terkait kebenaran berita tersebut. Namun, hingga kini belum ada tanggapan. "Dubesnya dipanggil, mereka belum memberikan jawaban," jelas Marty.
Dua buah media Australia Fairfax yang membawahi The Age dan The Sydney Morning Herald pada (26/7/2013) memberitakan mereka yang menyampaikan bahwa rombongan Presiden SBY telah disadap saat menghadiri KTT G-20 yang diselenggarakan di London, Inggris, pada 2009. [yeh]
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Marty Natalegawa mengatakan telah meminta klarifikasi Pemerintah Australia. "Belum ada, sudah meminta penjelasan," jelas Marty di Kantor Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/8/2013).
Pihak Indonesia meminta penjelasan langsung terkait kebenaran berita tersebut. Namun, hingga kini belum ada tanggapan. "Dubesnya dipanggil, mereka belum memberikan jawaban," jelas Marty.
Dua buah media Australia Fairfax yang membawahi The Age dan The Sydney Morning Herald pada (26/7/2013) memberitakan mereka yang menyampaikan bahwa rombongan Presiden SBY telah disadap saat menghadiri KTT G-20 yang diselenggarakan di London, Inggris, pada 2009. [yeh]
