REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR dari fraksi
PKS Nasir Djamil mengaku sudah berbicara dengan gubernur, kapolda,
kepala BIN, dan Ketua DPRD Aceh terkait langkah persuasif guna menjaga
ketertiban menjelang peringatan kemerdekaan RI.
Menurutnya, ujung tombak dalam masalah ini adalah polisi. Karenanya,
kepolsian harus bisa melakukan langkah persuasif guna mewujudkan
perilaku masyarakat yang kondusif dan tertib. Memang, kata Nasir, sempat
terdapat pengibaran bendera Aceh. Namun kemudian sudah diturunkan
bersama.
"Kalau pun memang ingin menurunkan bendera Aceh, maka harus dilakukan
dengan cara persuasif kepada masyarakat. Jangan sampai penurunan
bendera Aceh dilakukan dengan cara yang arogan. Apalagi sampai
mengeluarkan tembakan, itu tidak perlu terjadi," ujar politisi asal Aceh
tersebut, Selasa (6/8).
Menurutnya, langkah persuasif penting agar bendera Aceh tidak perlu
dinaikkan. Hal itu bisa dilakukan dengan meminta kapolres setempat
bekerja sama dengan bupati agar mendorong pengibaran bendera merah putih
saat peringatan kemerdekaan RI.
Bupati bisa menginstruksikan kepada kepala-kepala desa untuk memberikan penerangan kepada warganya mengenai hal itu.
| Reporter : Dyah Ratna Meta Novia |
| Redaktur : Mansyur Faqih |
