Headlines News :
Home » » Aroma Politik Penunjukan Patrialis Cukup Kental

Aroma Politik Penunjukan Patrialis Cukup Kental

Written By Unknown on Jumat, 02 Agustus 2013 | 18.09

INILAH.COM, Jakarta - Penunjukan mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Patrialis Akbar menjadi hakim konstitusi dinilai memiliki aroma politik yang cukup kental. Hal itu terlihat dari prosesnya yang tidak transparan.

Pakar hukum tata negara Rafly Harun mengatakan, meski pernah menjabat sebagai Menkumham dan anggota Komisi III DPR bukan berarti Patrialis memiliki kapabilitas sebagai hakim konstitusi.

"Saya melihat bahwa cara menunjuk Pak Patrialis itu tidak menghormati demokrasi," tandas Rafly kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (2/8/2013).

Menurut dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semestinya transparan dan melalui proses penyeleksian dalam menetapkan hakim konstitusi.

"Karena jabatan hakim itu sangat penting. Karena hakim konstitusi sebagai penentu dari hasil pemilu nanti," tegasnya.

Dengan demikian, menurut Refly, aroma politik terkait penunjukkan Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi cukup terlihat. "Penunjukkan hakim konstitusi itu politiknya semakin kental," tegasnya.

Sebelumnya sejumlah praktisi hukum seperti Adnan Buyung Nasution juga menyesalkan cara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi. Cara ini dinilai Buyung tidak demokratis. Hal ini berbeda dengan kebiasaan.

Buyung mengungkapkan proses seseorang menjadi hakim konstitusi yang lalu Presiden SBY meminta masukan dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Setelah itu melalui proses seleksi dari tim seleksi yang melibatkan masyarakat.

"Tidak seperti sekarang melalui penunjukkan, tak demokratis. Semasa saya melibatkan Wantimpres dan tim seleksi, sehingga track recordnya kelihatan," jelas Buyung.
Sebagaimana diketahui, Patrialis merupakan mantan menteri hukum dan HAM. Dia diberhentikan di tengah jalan oleh Presiden SBY karena dinilai gagal dalam memimpin kementeriannya. Posisi Patrialis kemudian digantikan Amir Syamsuddin sebagai menkumham hingga sekarang. [yeh]
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI