INILAH.COM, Jakarta - Minggu lalu, dua pimpinan tertinggi Partai
Golkar dan Nasional Demokrat (Nasdem) bertemu. Peristiwa itu menguatkan
adanya keinginan untuk bersatu (koalisi).
Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso mengatakan, pertamuan antara Aburizal Bakrie dan Surya Palong pada Rabu lalu (10/07/2013), perlu diapresiasi dan punya makna khusus. Pasalnya dengan pertemuan itu peluang terbangunnya koalisi antara Golkar dengan Nasdem, semakin dekat.
"Saya kira, akan sangat terbuka kalau Nasdem berkoalisi dengan Golkar. Ini berita gembira bagi kita semua. Khususnya saya pribadi. Pak Ical dan Bang Surya itu, tokoh nasional yang top. Jadi akan menjadi sesuatu yang dahsayat apabila keduanya bias bersatu," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/07/2013).
Menurut Priyo, tujuan koalisi tidak serta merta berpatokan kepada neraca politik. Bukan ditentukan oleh faktor untung dan rugi seperti halnya sebuah korporasi. Namun lebih mengedepankan perjuangan ide, gagasan serta idealisme.
"Kalau sudah begitu, komitmennya tentu untuk bangsa dan negara. Memang ada sebagian untuk kepentingan Partai Golkar, namun kecil takarannya," pungkasnya.[jat]
Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso mengatakan, pertamuan antara Aburizal Bakrie dan Surya Palong pada Rabu lalu (10/07/2013), perlu diapresiasi dan punya makna khusus. Pasalnya dengan pertemuan itu peluang terbangunnya koalisi antara Golkar dengan Nasdem, semakin dekat.
"Saya kira, akan sangat terbuka kalau Nasdem berkoalisi dengan Golkar. Ini berita gembira bagi kita semua. Khususnya saya pribadi. Pak Ical dan Bang Surya itu, tokoh nasional yang top. Jadi akan menjadi sesuatu yang dahsayat apabila keduanya bias bersatu," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/07/2013).
Menurut Priyo, tujuan koalisi tidak serta merta berpatokan kepada neraca politik. Bukan ditentukan oleh faktor untung dan rugi seperti halnya sebuah korporasi. Namun lebih mengedepankan perjuangan ide, gagasan serta idealisme.
"Kalau sudah begitu, komitmennya tentu untuk bangsa dan negara. Memang ada sebagian untuk kepentingan Partai Golkar, namun kecil takarannya," pungkasnya.[jat]
