TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Lembaga
Survei Nasional (LSN) merilis persepsi publik terhadap integritas
institusi demokrasi. Dari survei tersebut menyatakan masyarakat kurang
percaya terhadap partai politik
Hanya 42,6 persen masyarakat yang mengaku masih percaya terhadap
partai politik, 53,9 persen mengaku tidak percaya kepada parpol.
Pasalnya, parpol kurang dipercaya karena para anggotanya di parlemen
banyak yang terlibat korupsi. Selain itu, parpol dinilai kurang peduli
terhadap problem rakyat.
Terkait survei itu, Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M.
Romahurmuziy mengatakan itu adalah konsekuensi demokrasi. Satu sisi
Pemilu semakin dikedepankan sebagai hak, dan sisi lain, kemerdekaan
rakyat untuk menggunakan atau tidak menggunakan.
"Ini adalah konsekuensi demokrasi," ujar Romi sapaan Sekjen PPP kepada Tribunnews.com, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
Menurutnya, demokrasi langsung di seluruh dunia selalu diikuti dengan semakin rendahnya partisipasi pemilih.
"Karena Politik menjadi semakin hanya diminati oleh sebahagian
pemilih, dan selalu ada sekelompok pemilih lainnya yang mengalienasi
diri dari politik," jelasnya.
