TEMPO.CO, Bogor - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik mengatakan pemenang konvensi calon presiden dari partainya akan
sangat bergantung pada keputusan Majelis Tinggi Partai. Menurut dia,
komite konvensi hanya akan mengusulkan nama calon presiden berdasarkan
hasil polling dan survei yang merupakan ujung proses seleksi kandidat
dalam konvensi.
"Mana yang terbaik, majelis tinggi akan memutuskan (calon presiden
partai)," ujar Jero di rumah Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang
Yudhoyono, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu malam, 27 Juli 2013
Jero mengatakan kewenangan memilih calon presiden dan wakil presiden yang dimiliki Majelis Tinggi, diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran RumahTangga partai. "Majelis Tinggi lah yang punya kewenangan untuk memutuskan," ucapnya.
Jero mengatakan kewenangan memilih calon presiden dan wakil presiden yang dimiliki Majelis Tinggi, diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran RumahTangga partai. "Majelis Tinggi lah yang punya kewenangan untuk memutuskan," ucapnya.
Dalam konteks konvensi yang
bergantung pada hasil survei para kandidat calon presiden, Jero
menyatakan, "Keputusan tertinggi di tangan Majelis Tinggi, tapi base on hasil survei," kata dia.
Adapun Demokrat mengajak kader partai lain untuk ikut konvensi calon presiden. Jero mengatakan, telah mengundang kader di luar Demokrat. "Ada dua dari partai lain yang sudah saya undang," katanya. Namun ia enggan menyebutkan dua nama itu.
Adapun Demokrat mengajak kader partai lain untuk ikut konvensi calon presiden. Jero mengatakan, telah mengundang kader di luar Demokrat. "Ada dua dari partai lain yang sudah saya undang," katanya. Namun ia enggan menyebutkan dua nama itu.
Hingga kini, Jero menambahkan, ia sudah menghubungi lebih dari 10
nama untuk ikut proses konvensi. "Sebagian sudah menyatakan sangat
berminat," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini. Namun,
menurut dia, peserta konvensi baru akan diumumkan awal September
mendatang. "Pemenangnya akan diumumkan bulan Mei tahun depan," ujar
Jero. (Baca: Demokrat Finalisasi Anggota Komite Konvensi)
PRIHANDOKO
PRIHANDOKO
