INILAH.COM, Jakarta - Konvensi calon presiden (capres) Partai
Demokrat disebut-sebut akan diramaikan tiga pengusaha sukses di
Indonesia. Mereka adalah, bos Lion Air Rusdi Kirana, Gita Wirjawan yang
saat ini menjadi Menteri Perdagangan dan pemilik media Chaerul Tanjung.
Menanggapi hal itu, Ketua DPD RI Irman Gusman tidak patah semangat. Menurutnya, capres harus memiliki wawasan yang kuat dalam bebangsa dan bernegara. Bahkan, Irman tidak pernah takut menghadapi seluruh peserta kandidat konvensi termasuk ketiga pengusaha tersebut.
Menurutnya, memimpin sebuah negara sangatlah berbeda dengan memimpin sebuah perusahaan besar. Untuk menjadi seorang presiden harus memiliki wawasan yang luas terhadap bangsa dan negara.
"Memimpin bangsa ini beda dengan memimpin usaha, jadi tidak mudah, jadi harus ada pemahanan terhadap Indonesia," tegas Irman, seusai buka puasa bersama di Kediamannya, Jakarta, Rabu (24/7/2013).
Lebih lanjut Irman menegaskan, peserta konvensi maupun capres tidak hanya sekedar pemilik modal atau pengusaha sukses. Namun, kata Irman, capres harus bisa memimpin dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
"Jadi tidak sekedar punya uang, punya ekonomi kuat, bagi saya hal itu akan sulit memimpin bangsa ini," kata Irman yang memastikan akan maju sebagai kandidat konvensi Demokrat.
Sebelumnya diberitakan, konvensi Capres Partai Demokrat akan terjadi duel yang keras antara tiga kandidat kuat. Mereka adalah penguasaha sukses di tanah air, bos Lion Air Rusdi Kirana, Gita Wirjawan yang saat ini menjadi Menteri Perdagangan dan Chaerul Tanjung.
Penilaian itu disampaikan board of advisors CSIS, Jeffrie Geovanie. Menurutnya, ketiga kandidat yang disebut-sebut akan meramaikan bursa Capres Demokrat itu memiliki kemampuan untuk bertarung di Pilpres 2014 nanti.
"Anggapan saya tersebut sangat wajar karena mereka bertiga memiliki kemampuan yang lengkap. Terbukti mampu membangun bisnisnya sukses, seperti Gita Wiryawan dengan Ancora Grupnya, Chaerul Tanjung dengan Trans Corp nya, dan Rusdi Kirana dengan Lion Air Grupnya," kata Jeffrie, ketika dihubungi, Jakarta, Senin (22/7/2013).
Ketiga nama tersebut bila sudah memutuskan mengikuti konvensi, menurut Jeffrie, pasti akan all out. "Karena mereka pada dasarnya bisa berhasil di bisnisnya karena mereka adalah petarung-petarung tangguh. Kita lihat saja, tidak lama lagi," tegas Jeffrie. [ton]
Menanggapi hal itu, Ketua DPD RI Irman Gusman tidak patah semangat. Menurutnya, capres harus memiliki wawasan yang kuat dalam bebangsa dan bernegara. Bahkan, Irman tidak pernah takut menghadapi seluruh peserta kandidat konvensi termasuk ketiga pengusaha tersebut.
Menurutnya, memimpin sebuah negara sangatlah berbeda dengan memimpin sebuah perusahaan besar. Untuk menjadi seorang presiden harus memiliki wawasan yang luas terhadap bangsa dan negara.
"Memimpin bangsa ini beda dengan memimpin usaha, jadi tidak mudah, jadi harus ada pemahanan terhadap Indonesia," tegas Irman, seusai buka puasa bersama di Kediamannya, Jakarta, Rabu (24/7/2013).
Lebih lanjut Irman menegaskan, peserta konvensi maupun capres tidak hanya sekedar pemilik modal atau pengusaha sukses. Namun, kata Irman, capres harus bisa memimpin dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
"Jadi tidak sekedar punya uang, punya ekonomi kuat, bagi saya hal itu akan sulit memimpin bangsa ini," kata Irman yang memastikan akan maju sebagai kandidat konvensi Demokrat.
Sebelumnya diberitakan, konvensi Capres Partai Demokrat akan terjadi duel yang keras antara tiga kandidat kuat. Mereka adalah penguasaha sukses di tanah air, bos Lion Air Rusdi Kirana, Gita Wirjawan yang saat ini menjadi Menteri Perdagangan dan Chaerul Tanjung.
Penilaian itu disampaikan board of advisors CSIS, Jeffrie Geovanie. Menurutnya, ketiga kandidat yang disebut-sebut akan meramaikan bursa Capres Demokrat itu memiliki kemampuan untuk bertarung di Pilpres 2014 nanti.
"Anggapan saya tersebut sangat wajar karena mereka bertiga memiliki kemampuan yang lengkap. Terbukti mampu membangun bisnisnya sukses, seperti Gita Wiryawan dengan Ancora Grupnya, Chaerul Tanjung dengan Trans Corp nya, dan Rusdi Kirana dengan Lion Air Grupnya," kata Jeffrie, ketika dihubungi, Jakarta, Senin (22/7/2013).
Ketiga nama tersebut bila sudah memutuskan mengikuti konvensi, menurut Jeffrie, pasti akan all out. "Karena mereka pada dasarnya bisa berhasil di bisnisnya karena mereka adalah petarung-petarung tangguh. Kita lihat saja, tidak lama lagi," tegas Jeffrie. [ton]
