INILAH.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
dan Wagub Basuki Tjahaja Purnama selalu menampilkan kekompakan dalam
memimpin Kota Jakarta.
Keduanya pun saling membela satu sama lain saat mendapatkan kritikan terkait program-program dan kebijakan yang diambil.
Seperti saat Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) merilis data yang mengatakan jika aksi blusukan Jokowi hanya menghabiskan anggaran.
Seperti saat Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) merilis data yang mengatakan jika aksi blusukan Jokowi hanya menghabiskan anggaran.
Ahok
langsung melontarkan pernyataan-pernyataan yang membantah hal tersebut.
Disisi lain, Jokowi terkesan cenderung lebih membiarkan hal tersebut.
Sementara saat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) melayangkan somasi atas pernyataan Ahok yang dinilai menyinggung PKL Pasar Tanah Abang, giliran Jokowi yang tampil dan meminta maaf atas pernyataan Ahok.
Sementara saat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) melayangkan somasi atas pernyataan Ahok yang dinilai menyinggung PKL Pasar Tanah Abang, giliran Jokowi yang tampil dan meminta maaf atas pernyataan Ahok.
Namun, bukan berarti keduanya tidak pernah berselisih paham dan mempunyai perbedaan sikap dalam menanggani suatu masalah.
Tercatat beberapa kali keduanya bertentangan sikap dan cara dalam mengatasi suatu masalah, di tahun pertama memimpin Jakarta. Berikut beberapa perbedaan-perbadaan antara Jokowi dan Ahok.
Tercatat beberapa kali keduanya bertentangan sikap dan cara dalam mengatasi suatu masalah, di tahun pertama memimpin Jakarta. Berikut beberapa perbedaan-perbadaan antara Jokowi dan Ahok.
