INILAH.COM,
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Hatta
Rajasa mendatangi acara peresmian Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah di
Jalan Muhammad Kahfi I, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu
(28/7/2013).
Ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu tiba sekitar pukul 20.00 Wib, dengan mengenakan baju batik lengan panjang warnu biru memakai peci hitam. Begitu tiba, Hatta hanya tersenyum dan digiring ke kursi yang disediakan panitia.
Hatta tampak duduk disebelah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj. Selain Hatta, turut hadir juga ketua DPR RI, Marzuki Alie, Prabowo Subianto, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Jimly Ash-Shiddiqie.
Ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu tiba sekitar pukul 20.00 Wib, dengan mengenakan baju batik lengan panjang warnu biru memakai peci hitam. Begitu tiba, Hatta hanya tersenyum dan digiring ke kursi yang disediakan panitia.
Hatta tampak duduk disebelah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj. Selain Hatta, turut hadir juga ketua DPR RI, Marzuki Alie, Prabowo Subianto, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Jimly Ash-Shiddiqie.
Dalam kesempatan ini, Hatta merasa terhormat sekali
karena bisa mewakili untuk sama-sama meresmikan sekolah peradaban yang
amat dibanggakan ini.
"Kami menyambut baik untuk membesarkan pendidikan ini, dukungan bukan hanya dorongan moril tapi juga dorongan lain untuk lebih besar," terangnya.
Maka dari itu, kata Hatta, dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, pesantren Luhur Al-Tsaqafah secara resmi dinyatakan dibuka.
"Semoga llah Swt memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menggerakkan hati guna membangun sekoloh peradaban bersama-sama yang kita cintai ini," kata Hatta. [gus]
"Kami menyambut baik untuk membesarkan pendidikan ini, dukungan bukan hanya dorongan moril tapi juga dorongan lain untuk lebih besar," terangnya.
Maka dari itu, kata Hatta, dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, pesantren Luhur Al-Tsaqafah secara resmi dinyatakan dibuka.
"Semoga llah Swt memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menggerakkan hati guna membangun sekoloh peradaban bersama-sama yang kita cintai ini," kata Hatta. [gus]
