INILAH.COM, Jakarta - Ketua Dewan Syuro Partai Bulan
Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dinilai cocok untuk menjadi calon
wakil presiden (cawapres). Asalkan, calon presiden (capres) nya adalah
Jokowi atau Prabowo Subianto.
Cendikiawan Muslim, Bursah
Zarnubi menilai Yusril sangat cocok untuk menjadi calon wakil presiden
(cawapres) mendampingi Joko Widodo atau Ketua Dewan Pembina Partai
Gerindra, Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014
tersebut.
"Saya perhatikan Bang Yusril lebih cocok jadi RI-2 lah. Pilihannya hanya Jokowi atau Prabowo," ujarnya usai buka bersama dan silaturahim kebangsaan bersama Yusril Ihza Mahendra di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013).
Menurutnya, selain persoalan basis dukungan massa dan partai politik, secara popularitas figur Yusril masih jauh tertinggal dengan tokoh-tokoh politik lain. Sehingga disarankan agar Yusril lebih memilih duet dengan Jokowi dan Prabowo.
Selain itu dirinya berharap agar PBB sebagai salahsatu kontestan peserta pemilu bisa mencapai ambang batas minimal sebesar 3,5 persen.
"Semoga PBB bisa lolos dan bang Yusril bisa jadi Cawapres," harapnya. [gus]
"Saya perhatikan Bang Yusril lebih cocok jadi RI-2 lah. Pilihannya hanya Jokowi atau Prabowo," ujarnya usai buka bersama dan silaturahim kebangsaan bersama Yusril Ihza Mahendra di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013).
Menurutnya, selain persoalan basis dukungan massa dan partai politik, secara popularitas figur Yusril masih jauh tertinggal dengan tokoh-tokoh politik lain. Sehingga disarankan agar Yusril lebih memilih duet dengan Jokowi dan Prabowo.
Selain itu dirinya berharap agar PBB sebagai salahsatu kontestan peserta pemilu bisa mencapai ambang batas minimal sebesar 3,5 persen.
"Semoga PBB bisa lolos dan bang Yusril bisa jadi Cawapres," harapnya. [gus]
