VIVAnews - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max
Sopacua, geram atas pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T
Purnama atau Ahok, yang mengatakan semua calon presiden ketakutan jika
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, nyapres.
Menurut Max, Selasa 23 Juli 2013, Ahok seharusnya tidak mengaitkan kritikan anggaran blusukan Jokowi dari FITRA dengan rencana pencapresan dan elektabilitas.
"Itu kritikan Fitra persoalan anggaran, nggak ada kaitan dengan elektabilitas. Suruh saja Ahok terjemahkan maksudnya Fitra itu kan pengawasan anggaran, ya nggak usah dibawa-bawa ke politik. Apa emang hebatnya Ahok? Apa yang dikritisi kok bisa lari ke masalah politik," kata Max.
Menurut dia, jika yang dikritisi adalah anggaran blusukan Jokowi, seharusnya, jangan di bawa ke ranah politik.
Max mengungkapkan, bakal calon peserta konvensi partai Demokrat justru harus blusukan untuk menyosialisasikan dirinya. Tapi, bukan berarti ingin meniru gaya Jokowi.
"Kalau mau maju harus latihan nggak bisa duduk, jadi biarkan silakan turun ke bawah hasilnya di lembaga survei. Nanti mereka yang memberikan hasilnya. Saya kira wajar saja," ujar dia.
Sebelumnya, Ahok mengatakan, para capres yang ingin maju di Pilpres 2014, ketakutan jika Jokowi ikut maju. "Pak Jokowi nggak pengen jadi presiden kok. Takut banget gitu loh. Pak Jokowi itu nggak pernah ngomongin soal capres. Tapi kok orang pada takut?" katanya di Balai Kota, Jakarta. (sj)
Menurut Max, Selasa 23 Juli 2013, Ahok seharusnya tidak mengaitkan kritikan anggaran blusukan Jokowi dari FITRA dengan rencana pencapresan dan elektabilitas.
"Itu kritikan Fitra persoalan anggaran, nggak ada kaitan dengan elektabilitas. Suruh saja Ahok terjemahkan maksudnya Fitra itu kan pengawasan anggaran, ya nggak usah dibawa-bawa ke politik. Apa emang hebatnya Ahok? Apa yang dikritisi kok bisa lari ke masalah politik," kata Max.
Menurut dia, jika yang dikritisi adalah anggaran blusukan Jokowi, seharusnya, jangan di bawa ke ranah politik.
Max mengungkapkan, bakal calon peserta konvensi partai Demokrat justru harus blusukan untuk menyosialisasikan dirinya. Tapi, bukan berarti ingin meniru gaya Jokowi.
"Kalau mau maju harus latihan nggak bisa duduk, jadi biarkan silakan turun ke bawah hasilnya di lembaga survei. Nanti mereka yang memberikan hasilnya. Saya kira wajar saja," ujar dia.
Sebelumnya, Ahok mengatakan, para capres yang ingin maju di Pilpres 2014, ketakutan jika Jokowi ikut maju. "Pak Jokowi nggak pengen jadi presiden kok. Takut banget gitu loh. Pak Jokowi itu nggak pernah ngomongin soal capres. Tapi kok orang pada takut?" katanya di Balai Kota, Jakarta. (sj)
