![]() |
| Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Max Sopacua |
INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat mempersilakan bos Lion Air Rusdi Kirana ikut dalam konvensi calon presiden.
"Kalau dia mau, silakan saja. Toh nanti akan diseleksi oleh komite," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Max Sopacua saat dihubungi, Jakarta, Sabtu (20/7/2013).
Sebelumnya, santer dikabarkan elit Partai Demokrat menjalin komunikasi dengan Rusdi Kirana. Bahkan, pada acara pembekalan seluruh calon anggota legislatif DPRD Kabupaten/Kota/Provinsi maupun pusat daerah pemilihah Sulawesi Selatan, Mei lalu, Rusdi Kirana tampak hadir.
Max menjelaskan, ada dua jalur untuk ikut konvensi Partai Demokrat. Pertama, berdasarkan undangan. Kedua, mendaftar sendiri, siapa pun boleh mendaftar.
Komite akan menetapkan persyaratan dan kriteria calon peserta. Semua calon, baik berdasarkan undangan dan pendaftaran, harus lolos seleksi.
"Emangnya yang diundang paling jago apa? Enggak ada keistimewaan. Ini pilihan rakyat. Nanti yang kita undang, tapi tidak dipilih rakyat bagaimana? Ini menurut survei," tegasnya.
Max menepis kabar mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang paling diunggulkan karena dua nama itu termasuk yang diundang SBY.
"Sekarang orang bilang Mas Pramono. Nanti kalau polingnya enggak naik, gimana? Orang bilang Gita Wirjawan. Kastorius Sinaga (pengurus pusat Demokrat) andalkan Gita Wirjawan. Kalau polingnya jeblok, gimana? Jadi tidak ada urusan dukung-mendukung. Kalau mencari ketua partai oke. Ini calon presiden kok," ujarnya. [rok]
"Kalau dia mau, silakan saja. Toh nanti akan diseleksi oleh komite," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Max Sopacua saat dihubungi, Jakarta, Sabtu (20/7/2013).
Sebelumnya, santer dikabarkan elit Partai Demokrat menjalin komunikasi dengan Rusdi Kirana. Bahkan, pada acara pembekalan seluruh calon anggota legislatif DPRD Kabupaten/Kota/Provinsi maupun pusat daerah pemilihah Sulawesi Selatan, Mei lalu, Rusdi Kirana tampak hadir.
Max menjelaskan, ada dua jalur untuk ikut konvensi Partai Demokrat. Pertama, berdasarkan undangan. Kedua, mendaftar sendiri, siapa pun boleh mendaftar.
Komite akan menetapkan persyaratan dan kriteria calon peserta. Semua calon, baik berdasarkan undangan dan pendaftaran, harus lolos seleksi.
"Emangnya yang diundang paling jago apa? Enggak ada keistimewaan. Ini pilihan rakyat. Nanti yang kita undang, tapi tidak dipilih rakyat bagaimana? Ini menurut survei," tegasnya.
Max menepis kabar mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang paling diunggulkan karena dua nama itu termasuk yang diundang SBY.
"Sekarang orang bilang Mas Pramono. Nanti kalau polingnya enggak naik, gimana? Orang bilang Gita Wirjawan. Kastorius Sinaga (pengurus pusat Demokrat) andalkan Gita Wirjawan. Kalau polingnya jeblok, gimana? Jadi tidak ada urusan dukung-mendukung. Kalau mencari ketua partai oke. Ini calon presiden kok," ujarnya. [rok]
