Headlines News :
Home » » Rencana Kenaikan Harga BBM PKB Prihatin Rencana Pemerintah Menaikkan Harga BBM

Rencana Kenaikan Harga BBM PKB Prihatin Rencana Pemerintah Menaikkan Harga BBM

Written By Unknown on Senin, 13 Mei 2013 | 02.15

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan berunjuk rasa menolak kenaikan Bahan bakar minyak (BBM) di Fly Over, Makassar. Selasa (30/4/2013). Dalam Aksi ini mahasiswa membawa jergen kosong sebagi simbol kenaikan BBM yang akan menyengsarakan rakyat. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR) 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Marwan Jafar mengaku prihatin atas adanya rencana menaikkan harga bahan bakar minyak(BBM). Rencana itu katanya bisa membuat beban rakyat miskin semakin berat.
 
Setiap ada rencana kenaikan harga BBM, sudah dapat dipastikan adanya kenaikan harga sembako. Kita sangat prihatin dan empati terhadap rakyat miskin. Beban mereka semakin berat," kata Marwan, melalui siaran pers yang diterima wartawan, Jakarta, Minggu (12/5/2013) malam.
Marwan mengatakan, seharusnya pemerintah bisa memberikan langkah-langkah antisipasi saat akan menaikkan harga BBM.  Misalnya, pengendalian harga berbagai kebutuhan pokok terutama sembako dan operasi pasar sekaligus sehingga dapat mengurangi praktik-praktik spekulan yang tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan semakin menambah beban ekonomi rakyat miskin."Ini menambah beban ekonomi rakyat miskin yang mayoritas di pedesaan dan pinggiran kota,"ujar Marwan.. 
 
Anggota Komisi V DPR ini juga mengatakan, rencana menaikkan harga BBM bersubsidi belakangan ini sudah jelas berdampak pada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok terutama sembako.
 
Kata Marwan, langkah antisipatif dari pemerintah dirasa sangat penting dilakukan sebagai konsekuensi logis terhadap rencana kebijakan menaikkan harga BBM. 
 
Menurut Ketua DPP PKB ini, jika pemerintah tidak segera melakukan pengendalian harga dan operasi pasar sekaligus, maka dikhawatirkan akan memicu berbagai dampak sosial yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memicu berbagai kerawanan sosial.
 
"Pengendalian harga sembako harus selalu dilakukan pemerintah seiring dengan adanya rencana kenaikan harga BBM untuk mengantisipasi kemungkinan dampak buruk tersebut," ujarnya.

 
Penulis: Willy Widianto
 
 
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Marwan Jafar mengaku prihatin atas adanya rencana menaikkan harga bahan bakar minyak(BBM). Rencana itu katanya bisa membuat beban rakyat miskin semakin berat.
"Setiap ada rencana kenaikan harga BBM, sudah dapat dipastikan adanya kenaikan harga sembako. Kita sangat prihatin dan empati terhadap rakyat miskin. Beban mereka semakin berat," kata Marwan, melalui siaran pers yang diterima wartawan, Jakarta, Minggu (12/5/2013) malam.
Marwan mengatakan, seharusnya pemerintah bisa memberikan langkah-langkah antisipasi saat akan menaikkan harga BBM.
Misalnya,pengendalian harga berbagai kebutuhan pokok terutama sembako dan operasi pasar sekaligus sehingga dapat mengurangi praktik-praktik spekulan yang tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan semakin menambah beban ekonomi rakyat miskin.
"Ini menambah beban ekonomi rakyat miskin yang mayoritas di pedesaan dan pinggiran kota,"ujar Marwan.
Anggota Komisi V DPR ini juga mengatakan, rencana menaikkan harga BBM bersubsidi belakangan ini sudah jelas berdampak pada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok terutama sembako.
Kata Marwan, langkah antisipatif dari pemerintah dirasa sangat penting dilakukan sebagai konsekuensi logis terhadap rencana kebijakan menaikkan harga BBM.
Menurut Ketua DPP PKB ini, jika pemerintah tidak segera melakukan pengendalian harga dan operasi pasar sekaligus, maka dikhawatirkan akan memicu berbagai dampak sosial yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memicu berbagai kerawanan sosial.
"Pengendalian harga sembako harus selalu dilakukan pemerintah seiring dengan adanya rencana kenaikan harga BBM untuk mengantisipasi kemungkinan dampak buruk tersebut," ujarnya.
 
Penulis: Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Marwan Jafar mengaku prihatin atas adanya rencana menaikkan harga bahan bakar minyak(BBM). Rencana itu katanya bisa membuat beban rakyat miskin semakin berat.
"Setiap ada rencana kenaikan harga BBM, sudah dapat dipastikan adanya kenaikan harga sembako. Kita sangat prihatin dan empati terhadap rakyat miskin. Beban mereka semakin berat," kata Marwan, melalui siaran pers yang diterima wartawan, Jakarta, Minggu (12/5/2013) malam.
Marwan mengatakan, seharusnya pemerintah bisa memberikan langkah-langkah antisipasi saat akan menaikkan harga BBM.
Misalnya,pengendalian harga berbagai kebutuhan pokok terutama sembako dan operasi pasar sekaligus sehingga dapat mengurangi praktik-praktik spekulan yang tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan semakin menambah beban ekonomi rakyat miskin.
"Ini menambah beban ekonomi rakyat miskin yang mayoritas di pedesaan dan pinggiran kota,"ujar Marwan.
Anggota Komisi V DPR ini juga mengatakan, rencana menaikkan harga BBM bersubsidi belakangan ini sudah jelas berdampak pada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok terutama sembako.
Kata Marwan, langkah antisipatif dari pemerintah dirasa sangat penting dilakukan sebagai konsekuensi logis terhadap rencana kebijakan menaikkan harga BBM.
Menurut Ketua DPP PKB ini, jika pemerintah tidak segera melakukan pengendalian harga dan operasi pasar sekaligus, maka dikhawatirkan akan memicu berbagai dampak sosial yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memicu berbagai kerawanan sosial.
"Pengendalian harga sembako harus selalu dilakukan pemerintah seiring dengan adanya rencana kenaikan harga BBM untuk mengantisipasi kemungkinan dampak buruk tersebut," ujarnya.
Penulis: Willy Widianto
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI