Laporan Wartawan
Tribunnews.com,Ferdinand Waskita
Tribunnews.com,Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.XOM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan belum ada pembahasan dana kampanye. Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq mengatakan pembahasan di Majelis Syuro dan DPP PKS sedang menyusun konsep pemenangan PKS di 2014.
"Kita
bahkan belum bicara sama sekali soal pendanaan, anggarannya. Bahkan
seluruh kebutuhan itu didistribusi kemana," kata Mahfud Siddiq di Gedung
DPR, Jakarta, Senin (20/5/2013) menanggapi adanya kabar PKS menargetkan dana kampanye Rp 2 triliun.
Mahfudz pun membantah PKS
menargetkan Rp 2 triliun yang berasal dari kementerian yang dipimpin
kader PKS. Kementerian tersebut yakni Kementerian Pertanian, Kementerian
Sosial, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Mana mungkin Rp 2 triliun nyari dari kementerian, memang kementerian anggarannya berapa?" tanya Mahfudz.
Ketua Komisi I itupun menganggap informasi tersebut hanya rekayasa. Ia pun menduga bahwa PKS sedang ditargetkan untuk dicari kesalahannya.
"Saya
menduga dari sejumlah fakta-fakta yang diajukan KPK makin memperkuat
indikasi saya, memang benar 6 bulan lalu saya mendapat informasi bahwa PKS
sedang ditarget untuk dicari kesalahannya, sehingga banyak yang
dikemukakan sekarang itu sepertinya hasil penyadapan, pengintaian yang
sudah berlangsung lama bahkan sebelum kasus ini terjadi," ungkap
Mahfudz.
Mahfudz juga mengaku tidak mengetahui bahwa Mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq menargetkan dana kampanye sebanyak Rp2triliun di Pemilu 2014.
"Saya
enggak ngerti ya itu obrolan yang mana. Saya dan Pak Anis belum pernah
bicarakan hal itu terkait pemenangan pemilu. Mungkin itu hanya sebatas
obrolan klopun informasi itu betul," tuturnya.
