| Bambang Dwi Hartono Cagub PDI Perjuangan, mengaku lebih baik tidak jadi gubernur, kalau curang dalam Pilgub Jawa Timur, Agustus mendatang. |
Bambang Dwi Hartono Cagub PDI Perjuangan mengatakan ini, menyikapi
kemungkinan terjadinya politik uang, selama pelaksanaan Pilgub Jawa
Timur, Agustus mendatang.
Menurut Bambang, kalau politik transaksional diterapkan, maka yang akan rugi masyarakat sendiri, karena mereka akan menyesal selama lima tahun, kalau sampai pemimpin yang dipilih, salah orang dan tidak sesuai visi-misinya selama kampanye dalam memimpin Jawa Timur, lima tahun mendatang. "PDI Perjuangan tidak akan membangun politik transaksional, yang akan mengarah pada kapitalisme dan menyengsarakan masyarakat," ujarnya.
Diharapkan dengan pemahaman yang terus dilakukan pada masyarakat, potensi terjadinya politik transaksional dalam Pilgub Jawa Timur mendatang, bisa diminimalkan.
Bambang mengatakan, untuk Pilgub Jawa Timur kali ini, dia sangat optimis bisa menang dengan dukungan mesin politik partai, mulai dari DPD sampai ranting-ranting di Jawa Timur.
Ditambahkan Bambang, dia tidak ingin menang dengan politik uang dalam Pilgub Jawa Timur, Agustus mendatang, karena kalau itu terjadi, maka kemenangan dalam Pilgub Jawa Timur 2008 lalu, akan terjadi lagi dan akan sangat disayangkan. "Kalau saya menang dengan kecurangan yang masif dan struktur, lebih baik tidak menjadi Gubernur Jawa Timur," tegas Bambang Dwi Hartono yang juga Mantan Walikota Surabaya. (tas)
Menurut Bambang, kalau politik transaksional diterapkan, maka yang akan rugi masyarakat sendiri, karena mereka akan menyesal selama lima tahun, kalau sampai pemimpin yang dipilih, salah orang dan tidak sesuai visi-misinya selama kampanye dalam memimpin Jawa Timur, lima tahun mendatang. "PDI Perjuangan tidak akan membangun politik transaksional, yang akan mengarah pada kapitalisme dan menyengsarakan masyarakat," ujarnya.
Diharapkan dengan pemahaman yang terus dilakukan pada masyarakat, potensi terjadinya politik transaksional dalam Pilgub Jawa Timur mendatang, bisa diminimalkan.
Bambang mengatakan, untuk Pilgub Jawa Timur kali ini, dia sangat optimis bisa menang dengan dukungan mesin politik partai, mulai dari DPD sampai ranting-ranting di Jawa Timur.
Ditambahkan Bambang, dia tidak ingin menang dengan politik uang dalam Pilgub Jawa Timur, Agustus mendatang, karena kalau itu terjadi, maka kemenangan dalam Pilgub Jawa Timur 2008 lalu, akan terjadi lagi dan akan sangat disayangkan. "Kalau saya menang dengan kecurangan yang masif dan struktur, lebih baik tidak menjadi Gubernur Jawa Timur," tegas Bambang Dwi Hartono yang juga Mantan Walikota Surabaya. (tas)