Headlines News :
Home » » Golkar Tak Percaya Hasil Kajian LPI Soal Ical

Golkar Tak Percaya Hasil Kajian LPI Soal Ical

Written By Unknown on Sabtu, 11 Mei 2013 | 05.56

INILAH.COM, Jakarta - Partai Golkar tak mempercayai hasil kajian Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) yang menyebutkan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) merupakan sosok Capres yang tak ideal di 2014.

"Yang di belakangan lembaga survei tidak relevan. Relevannya pada hasil surveinya sendiri," ujar Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Thohari di Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Menurutnya, lembaga survei yang dianggap berkompeten dalam hasil surveinya adalah Lingkara Survei Indonesia (LSI) dimana hasil survei yang dikeluarkan sangat mendekati kenyataan.

"Hasil survei itu ada atau tidak, misalnya LSI bilang lumayan, beberapa tahun mendekati kebenaran. Quick count juga bilang berwibawa," imbuhnya.

Selain LSI, Hajri lebih meyakini hasil survei yang dilakukan oleh internal Golkar dimana elektabilitas Ical kian hari kian meningkat.

"Relevannya pada hasil surveinya sendiri. Kalau ternyata hasil survei mendekati kebenara, kalau benar terus akan berwibawa," tandasnya.

Sebelumnya, Nama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dianggap sebagai calon presiden (capres) yang jauh dari sosok idel berdasarkan kajian kualitatif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI). Faktor yang membuat ical jauh dari sosok ideal adalah karena latar belakang Ical sebagai seorang pengusaha.

Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) melakukan sebuah kajian kualitatif terkait calon presiden (capres) dengan tema "Hitam Putih Capres 2014: Siapa Pantas, Siapa Tidak."

Dalam riset tersebut sosok yang dianggap ideal sebagai capres adalah Menteri Perekonomian dan Industri pada era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur), Rizal Ramli, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Ketiga orang tersebut mendapat penilaian 1,0. Sementara Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendapat penilaian 0,94, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra (0,88), Ketua DPD RI Irman Guzman (0,88), Ketua DPR Marzuki Alie (0,88).

Ketua Umum Partai Hanura Wiranto mendapat penilaian 0,75, Menteri Perdagangan Gita Wiryawan (0,75), serta yang paling jauh dari sosok presiden ideal adalah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani (0,44), dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (0,31). [gus]
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI