INILAH.COM,
Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Andrinof
Chaniago, menilai calon presiden (capres) Partai Hanura Wiranto
berkampanye di salah satu media milik Hary Tanoesoedibjo.
Wiranto ikut dalam sebuah sinetron. Selain itu, Ketua Umum Partai Hanura itu menjadi tukang becak dalam suatu acara sejenis reality show.
"Itu kampanye terselubung, tetapi kampanye terselubung itu tergantung siapa juga figurnya," tegas Andrinof kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (10/2/2014).
Menurutnya, kemunculan Wiranto di televisi tidak begitu mempengaruhi pasangan capres dan cawapres Partai Hanura itu. Sebab, iklan dan pemain sinetron itu tidak menjadi penentu dalam memenangi Pilpres 2014.
"Pengaruhnya sedikit ada, tapi itu tidak akan menimbulkan yang besar. Masyarakat akan lebih melihat kepada figur," jelasnya.[rok]
Wiranto ikut dalam sebuah sinetron. Selain itu, Ketua Umum Partai Hanura itu menjadi tukang becak dalam suatu acara sejenis reality show.
"Itu kampanye terselubung, tetapi kampanye terselubung itu tergantung siapa juga figurnya," tegas Andrinof kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (10/2/2014).
Menurutnya, kemunculan Wiranto di televisi tidak begitu mempengaruhi pasangan capres dan cawapres Partai Hanura itu. Sebab, iklan dan pemain sinetron itu tidak menjadi penentu dalam memenangi Pilpres 2014.
"Pengaruhnya sedikit ada, tapi itu tidak akan menimbulkan yang besar. Masyarakat akan lebih melihat kepada figur," jelasnya.[rok]
