INILAH.COM, Aceh - Sebuah Posko milik seorang Caleg Partai NasDem
yang terletak di Jalan Line Exxon Mobil, Desa Munyee Kunyet, Kecamatan
Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, diserang orang tidak dikenal, pada
Minggu (16/1/2014) dini hari, sekitar 04.20 WIB.
Menurut Zubir HT, pelaku penyerangan Posko miliknya berjumlah dua orang. Keduanya datang dengan membawa senjata laras panjang jenis M16 dan sepucuk senjata laras pendek. "Keduanya datang dengan menggunakan sepeda motor dan langsung melepaskan tempakan ke arah Posko sebanyak sepuluh kali," ujarnya kepada INILAH.COM.
Zubir melanjutkan selain menembaki Posko, kedua pelaku yang memakai penutup muka itu juga memukuli dua anggota tim pemenangan yang ada di dalam Posko, dengan menggunakan senjata dan menendang dengan sepatu.
Sementara tiga orang lain yang berada di Posko sempat melarikan diri saat pelaku penyerangan datang. Zubir menambahkan, ia belum mengetahui apa motif penyerangan, sebab menurutnya ia tidak pernah punya lawan saat berkampanye bahkan saat berkoordinasi dengan masyarakat setempat.
"Saya sangat menyayangkan kejadian ini. Apalagi ada beberapa tim pemenangan saya sempat dipukuli oleh pelaku penyerangan tersebut. Saya mengharapkan pihak polisi bisa secepatnya menangani kasus ini," tandasnya.[bay]
Menurut Zubir HT, pelaku penyerangan Posko miliknya berjumlah dua orang. Keduanya datang dengan membawa senjata laras panjang jenis M16 dan sepucuk senjata laras pendek. "Keduanya datang dengan menggunakan sepeda motor dan langsung melepaskan tempakan ke arah Posko sebanyak sepuluh kali," ujarnya kepada INILAH.COM.
Zubir melanjutkan selain menembaki Posko, kedua pelaku yang memakai penutup muka itu juga memukuli dua anggota tim pemenangan yang ada di dalam Posko, dengan menggunakan senjata dan menendang dengan sepatu.
Sementara tiga orang lain yang berada di Posko sempat melarikan diri saat pelaku penyerangan datang. Zubir menambahkan, ia belum mengetahui apa motif penyerangan, sebab menurutnya ia tidak pernah punya lawan saat berkampanye bahkan saat berkoordinasi dengan masyarakat setempat.
"Saya sangat menyayangkan kejadian ini. Apalagi ada beberapa tim pemenangan saya sempat dipukuli oleh pelaku penyerangan tersebut. Saya mengharapkan pihak polisi bisa secepatnya menangani kasus ini," tandasnya.[bay]
