INILAHCOM,
Jakarta - Sebelas Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat akan adu ilmu
dalam acara debat capres konvensi putaran ke 5. Tema yang diusung
adalah soal budaya pariwisata Bali.
Rencanannya akan digelar di Denpasar 18 Februari 2014 mendatang di Hotel Aston.
"Kita akan bedah visi misi para capres dengan topik pariwisata serta adat budaya Bali, sudah dipastikan 11 capres Demokrat akan hadir di Bali," kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, di Denpasar, Jumat (14/2/2014).
Mudarta memaparkan acara debat capres kali ini akan dibagi kedalam dua sesi berbeda, yakni sesi garuda dan sesi rajawali.
Debat para capres Demokrat ini, kata Mudarta akan disaksikan para tokoh-tokoh di Bali, tentang visi dan misi para capres terutama terkait masalah pariwisata dan budaya.
"Saat debat nanti, akan ada sarana banten (sesajen), sebagai simbol apa yang disampaikan para capres murni dari hati dan disaksikan oleh Tuhan," papar Mudarta.
Politisi asal Jembrana ini mengaku debat capres di Bali akan dihadiri oleh sekitar 1500 undangan, dari tokoh-tokoh di Bali, politisi, hingga masyarakat umum.
Selain mengikuti debat di hotel Aston, selama di Bali para Capres Demokrat juga akan melakukan kegiatan masing-masing, seperti melakukan blusukan atau kunjungan ke masyarakat.
"Masyarakat saat ini sudah cerdas, hasil debat di Bali ini akan menjadi referensi masyarakat untuk menentukan pilihannya dalam pilpres mendatang," tandas Mudarta. [gus]
Rencanannya akan digelar di Denpasar 18 Februari 2014 mendatang di Hotel Aston.
"Kita akan bedah visi misi para capres dengan topik pariwisata serta adat budaya Bali, sudah dipastikan 11 capres Demokrat akan hadir di Bali," kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, di Denpasar, Jumat (14/2/2014).
Mudarta memaparkan acara debat capres kali ini akan dibagi kedalam dua sesi berbeda, yakni sesi garuda dan sesi rajawali.
Debat para capres Demokrat ini, kata Mudarta akan disaksikan para tokoh-tokoh di Bali, tentang visi dan misi para capres terutama terkait masalah pariwisata dan budaya.
"Saat debat nanti, akan ada sarana banten (sesajen), sebagai simbol apa yang disampaikan para capres murni dari hati dan disaksikan oleh Tuhan," papar Mudarta.
Politisi asal Jembrana ini mengaku debat capres di Bali akan dihadiri oleh sekitar 1500 undangan, dari tokoh-tokoh di Bali, politisi, hingga masyarakat umum.
Selain mengikuti debat di hotel Aston, selama di Bali para Capres Demokrat juga akan melakukan kegiatan masing-masing, seperti melakukan blusukan atau kunjungan ke masyarakat.
"Masyarakat saat ini sudah cerdas, hasil debat di Bali ini akan menjadi referensi masyarakat untuk menentukan pilihannya dalam pilpres mendatang," tandas Mudarta. [gus]
