INILAHCOM, Banyumas - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta kader dan pengurus partai
bekerja keras menghadapi Pemilu 2014.
"Menangnya tidak boleh kecil, menangnya harus besar, buat rakyat Indonesia, agar yang namanya Trisakti (ajaran Soekarno) itu bisa direalisasi," kata Mega dalam pidatonya di Rakerdasus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, di Banyumas, Minggu (16/1/2014).
Mega menguraikan bagaimana pentingnya Trisakti untuk kehidupan berbangsa. Indonesia sepenuhnya berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.
"Sehingga ketika kemarin Singapura yang mengusik pahlawan kita, harusnya kita bisa menepuk dada dan mengatakan bahwa mereka pahlawan kita," ujarnya.
Di hadapan kader, Mega juga mengingatkan berpartai adalah memperjuangkan suatu keyakinan atau ideologi. Bagi yang ditugaskan untuk jabatan publik, bukan berarti berhenti berjuang.
"Saya terus katakan ke struktur yang sudah jadi. Kenapa kalau sudah jadi kok lupa diri, tidak mau kerja lagi. Saya terima laporan caleg yang seharusnya sudah turun malah berpikir jadi atau tidak sehingga kemudian tidak mau turun," ujarnya.
Kader PDI Perjuangan bukan orang yang menjadikan partai untuk mencari makan atau mencari kerja, bahkan melalui cara-cara korupsi.
"Mereka yang sudah masuk ke partai harus dikristalisasi untuk menghidupi partai, bukan mencari hidup dari partai," jelasnya. [rok]
"Menangnya tidak boleh kecil, menangnya harus besar, buat rakyat Indonesia, agar yang namanya Trisakti (ajaran Soekarno) itu bisa direalisasi," kata Mega dalam pidatonya di Rakerdasus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, di Banyumas, Minggu (16/1/2014).
Mega menguraikan bagaimana pentingnya Trisakti untuk kehidupan berbangsa. Indonesia sepenuhnya berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.
"Sehingga ketika kemarin Singapura yang mengusik pahlawan kita, harusnya kita bisa menepuk dada dan mengatakan bahwa mereka pahlawan kita," ujarnya.
Di hadapan kader, Mega juga mengingatkan berpartai adalah memperjuangkan suatu keyakinan atau ideologi. Bagi yang ditugaskan untuk jabatan publik, bukan berarti berhenti berjuang.
"Saya terus katakan ke struktur yang sudah jadi. Kenapa kalau sudah jadi kok lupa diri, tidak mau kerja lagi. Saya terima laporan caleg yang seharusnya sudah turun malah berpikir jadi atau tidak sehingga kemudian tidak mau turun," ujarnya.
Kader PDI Perjuangan bukan orang yang menjadikan partai untuk mencari makan atau mencari kerja, bahkan melalui cara-cara korupsi.
"Mereka yang sudah masuk ke partai harus dikristalisasi untuk menghidupi partai, bukan mencari hidup dari partai," jelasnya. [rok]
