Headlines News :
Home » » Akbar Yakin Pesaing Berat Golkar Cuma PDIP

Akbar Yakin Pesaing Berat Golkar Cuma PDIP

Written By Unknown on Minggu, 16 Februari 2014 | 13.23

INILAHCOM, Denpasar - Pemilu tinggal sekitar dua bulan lagi. Partai politik (parpol) peserta pemilu telah mempersiapkan strategi pemenangannya tak terkecuali Partai Golkar.

Partai yang lahir dan pernah berkuasa pada masa orde baru itu ingin kembali merebut kekuasaannya. Namun, menurut Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya Akbar Tandjung, hal itu tidaklah mudah. Sebab Golkar memiliki pesaing berat yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Lembaga survei mengatakan Golkar mendapat tempat teratas, tetapi lembaga survei lainnya menempatkan PDIP teratas. Dua partai ini saling kejar mengejar, dan Golkar harus bekerja keras untuk merebut suara terbanyak," tandas Akbar pada acara pembekalan "Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar" di Sanur, Bali, sebagaimana dikutip Antara, Minggu (16/2/2014).

Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar itu mengatakan berbagai lembaga survei independen menyebutkan kedua partai tersebut saling kejar. Saat ini elektabilitas Golkar sudah sangat baik, sedangkan PDIP terus membayang-bayangi.

Akbar mengatakan PDIP menjadi saingan utama Golkar karena beberapa alasan. Antara lain, soal kemenangan PDIP di beberapa provinsi di Indonesia seperti DKI, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kemenangan ini sangat berdampak pada elektabilitas partai. Apalagi di DKI Jakarta, dan Jateng, karena kedua daerah ini bisa memberikan citra bagi PDIP," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, tampilnya beberapa figur muda di PDIP seperti Jokowi dan Ganjar Pranowo yang bisa membangun citra dan meningkatkan elektabilitas PDIP.

Berhadapan dengan hal-hal seperti itu, katanya, Partai Golkar harus mampu meningkatkan elektabilitas partai dan meraih suara sebanyak-banyaknya pada pemilihan mendatang.
Sebab Golkar juga masih memiliki tokoh-tokoh muda yang bisa diandalkan.

"PDIP menjadi saingan terberat Partai Golkar karena target Golkar pada Pemilu Legislatif 2014 sangat besar. Bila pada 2009, Partai Golkar hanya meraih 14,5%, maka pada 2014 menargetkan suara lebih dari 30%," ungkap Akbar.

Tentu saja, tutur mantan ketua umum Golkar tersebut, target itu tidak muluk-muluk karena elektabilitas partai ini yang terus meningkat. Bila dikonversikan, maka dalam Pemilu Legislatif 2014, Partai Golkar harus meraih 45 juta suara.

"Ini kerja berat bagi partai berlambang pohon beringin. Makanya dalam waktu yang tersisa ini harus fokus pada perolehan suara pemilu legislatif, minimal harus meraih 25% kursi di DPR-RI," tandas Akbar Tandjung. [yeh]
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI