INILAH.COM,
Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan
menindaklanjuti kasus video mesum yang diduga melibatkan anggota Komisi
IX DPR dari Fraksi PDIP Karolin Margareth Natasha. Namun, PDIP akan
menyikapi kasus tersebut setelah ada keputusan dari Badan Kehormatan
(BK) DPR.
Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani mengatakan, partainya akan mengikuti prosedur yang berlaku di legislatif. Oleh sebab itu, pihaknya menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh BK DPR.
"Kita ikutin aturan dan hukum yang ada aja. Kalau ada hal yang perlu disikapi lebih lanjut kemudian ada laporan dari BK ya tentu saja saya menunggu dulu surat dari BK seperti apa, karena sampai sekarang fraksi belum mendapatkan surat pemberitahuan dari BK yang katanya mau disikapi lebih lanjut," kata Puan, kepada wartawan, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/2/2013).
Lebih lanjut dia mengatakan, partai pimpinan Megawati Soekarno Putri itu belum membahas video tersebut. Karena, kata Puan, pemberitahuan dari BK terkait hal tersebut belum diputuskan. "Apanya yang perlu dirapatkan karena masalahnya belum ada yang perlu dirapatkan kembali," jelas Puan. [tjs]
Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani mengatakan, partainya akan mengikuti prosedur yang berlaku di legislatif. Oleh sebab itu, pihaknya menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh BK DPR.
"Kita ikutin aturan dan hukum yang ada aja. Kalau ada hal yang perlu disikapi lebih lanjut kemudian ada laporan dari BK ya tentu saja saya menunggu dulu surat dari BK seperti apa, karena sampai sekarang fraksi belum mendapatkan surat pemberitahuan dari BK yang katanya mau disikapi lebih lanjut," kata Puan, kepada wartawan, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/2/2013).
Lebih lanjut dia mengatakan, partai pimpinan Megawati Soekarno Putri itu belum membahas video tersebut. Karena, kata Puan, pemberitahuan dari BK terkait hal tersebut belum diputuskan. "Apanya yang perlu dirapatkan karena masalahnya belum ada yang perlu dirapatkan kembali," jelas Puan. [tjs]
