Headlines News :
Home » » Nazaruddin Bernyanyi untuk Cikeas ?

Nazaruddin Bernyanyi untuk Cikeas ?

Written By Unknown on Sabtu, 03 Agustus 2013 | 06.21

INILAH.COM, Jakarta - Sejak kembali ditahan di Rutan KPK, nyanyian Nazaruddin kian nyaring. Beda saat dirinya ditahan di LP Sukamiskin. Ia sepi dari media, termasuk saat sidak Wakil Menteri Hukum dan HAM, Nazaruddin luput dari 'amukan' Denny Indrayana. Kini Nyanyian Nazaruddin seperti mengkonfirmasi kasak-kusuk yang beredar selama ini. Nazaruddin bernyanyi untuk Cikeas?

Nazaruddin secara lancar menyebut sejumlah skandal korupsi yang melibatkan elit partai politik. Ia menyebut ada 11 skandal keuangan negara. Secara terang ia juga menyebut dua petinggi partai politik yang sama-sama memiliki posisi penting yakni Setya Novanto, Bendahara Umum Partai Golkar dan Olly Dondokambey Bendahara Umum PDI Perjuangan.

Setya Novanto dikaitkan dengan kasus pengadaan E-KTP. Sedangkan Olly Dondokambey disebut terlibat dalam kasus korupsi pembangunan gedung Kantor Pajak. Bukan tanpa alasan Nazaruddin menyebut dua petinggi partai tersebut. Ia mengklaim memiliki bukti keterlibatan kedua politisi parlemen tersebut.

"Yang saya laporkan tentu saya bukan sekadar melaporkan. Semua bukti-buktinya sudah saya kasih ke KPK. Apa yang saya laporkan itu saya alami dan saya jalani," ujar Nazar saat meninggalkan Gedung KPK, Jumat (2/8/2013).

Pernyataan ini memperkuat pernyataan Nazaruddin sebelumnya. Dengan membawa-bawa bulan Ramadan, Nazaruddin memastikan apa yang ia sampaikan tidak dikurangi apalagi ditambahi. Semua sesuai fakta. "Ini bulan puasa, saya janji pada rakyat Indonesia, saya buka semua yang saya tahu. Saya tidak mau nambahin dan ngurangin," sebut Nazaruddin, akhir Juli lalu di KPK.

Namun, sikap Nazaruddin 180 derajat berubah saat ditanya media terkait dengan keterlibatan keluarga Cikeas, yakni Ibas Yudhoyono dalam skandal keuangan proyek Hambalang. Ia menjawab, pertanyaan media di luar konteks pernyataan dia. Ia pun berdalih, saat ini tengah bulan puasa. "Ini bulan puasa nih, ntar saya buka puasa sore," kelit Nazar.

Dihubungi terpisah, Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo enggan menanggapi pernyataan Nazaruddin. Ia menyebut Nazaruddin stres. Ia mengingatkan Nazaruddin pernyataannya itu justru akan berdampak hukum.

"Tudingan Nazar itu akan berdampak hukum pada dirinya. Kata peribahasa 'mulut mu harimau mu'. Dalam proses hukum nanti, kata-katanya akan melawan kesaksiannya sendiri nanti di hadapan penegak hukum," ujar Bambang dalam pesan singkat, Jumat (2/8/2017).

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan agar masalah hukum diselesaikan di ranah hukum. "Yang jelas siapa pun kalau nggak bersalah, ya ngapaian takut dan curiga. Juga siapapun yang bersalah, ya harus bertanggungjawab," sebut Ramadhan melalui BlackBerry Messenger (BBM) kepada INILAH.COM.
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI