Headlines News :
Home » » Konflik di Kalangan Menteri akan Meningkat Jelang Pemilu 2014

Konflik di Kalangan Menteri akan Meningkat Jelang Pemilu 2014

Written By Unknown on Senin, 05 Agustus 2013 | 07.35

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mendekati pelaksanaan Pemilu 2014, baik legisatif maupun pemilihan presiden konflik antarmenteri dalam kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diperkirakan akan meningkat. Terutama terjadi pada menteri-menteri yang tercatat sebagai kader aktif dari partai politik peserta pemilu.

"Pasti meningkat, menteri tidak akan lagi menjadi pembantu SBY. Tetapi lebih setia kepada kepentingan partainya masing-masing," kata pengamat politik Ray Rangkuti di Jakarta, Ahad (4/8).
Kekhawatiran itu, menurut Ray sudah terlihat sejak sekarang. Presiden SBY bahkan telah lebih dari satu kali menegur dan menyindir menteri-menteri untuk fokus pada pekerjaan utamanya alias tidak mennomorduakan urusan politik di partai. 

Namun, menteri-menteri dengan basis parpol juga tidak memiliki pilihan lain. Lantaran secara emosional mereka memiliki keterikatan dan kedekatan dengan partai melebihi keterikatan dengan SBY.

"Nanti kalau dekat pemilu, bukan lagi tuding-tudingan. Tapi, ada modus saling melaporkan," ujar Ray.
Para menteri, menurutnya akan berlomba-lomba memanfaatkan kekuasaanya untuk partai masing-masing. Asumsi uang, penggunaan APBN, dan pemanfaatan program kementerian untuk kepentingan partai akan terjadi. 

"SBY akan sulit mengontrolnya karena kemungkinan kader Demokrat yang menjabat menteri juga akan melakukan itu," kata Ray.




Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Citra Listya Rini


Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI