Headlines News :
Home » » Kepala BNP2TKI Dinilai Laik Ikut Konvensi Demokrat

Kepala BNP2TKI Dinilai Laik Ikut Konvensi Demokrat

Written By Unknown on Senin, 05 Agustus 2013 | 04.06

INILAH.COM, Jakarta - Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Mohammad Jumhur Hidayat merupakan sosok pemimpin muda yang layak ikut dalam konvensi partai Demokrat. Pasalnya, nama Jumhur bisa mendominasi diatas tokoh nasional lainnya.

Direktur Focus Survey Indonesia (FSI) Nelly Roda Julianan mengatakan, nama Jumhur meraih angka 87,3 persen sebagai tokoh yang dikenal masyarakat dimana bisa menyaingi nama tokoh seperti Yusril Ihza Mahendra, Mahfud MD, Gita Wiryawan, Marzukie Ali, Surya Paloh dan Pramono Anung.

"Hasil survey kami Jumhur merupakan tokoh yang masih muda memiliki rekam jejak baik, sehingga tingkat kesadaran masyarakat mencapai 87,3 persen," ujar Nelly kepada wartawan.

Dikatakan oleh Nelly, pihaknya melakukan survei pada tanggal 10 sampai 28 Juli 2013 di 21 provinsi yaitu NAD, Sumut, Riau, Sumsel, Lampung. Kemudian, di provinsi Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulsel, Sulut, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Maluku, dan Papua.

"Ada 10.000 sampel responden yang memiliki hak pilih dalam pemilu tersebar di 200 kabupaten/kota dalam 420 kecamatan pada 5.000 kelurahan/desa," terangnya.

Selain itu, kata Nelly, untuk tingkat pengenalan (awareness) ke-20 nama tokoh nasional yang layak menjadi Capres diantaranya Ani Yudhoyono 99%, Megawati Soekarno Putri 99,50%, Joko Widodo (Jokowi) 97,30%, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 97,30%, Prabowo Subianto 96,20%, Sutiyoso 93,90%, Jusuf Kalla 91,40%, Aburizal Bakrie 90,50%, Sri Sultan Hamengku Buwono X 90,30%, Wiranto 87,40%, dan Mohammad Jumhur Hidayat 87,30%.

Di samping itu, Dawam Rahardjo selaku tokoh nasional dan cendekiawan muslim Indonesia beranggapan kalau Jumhur mempunyai karakter pemimpin muda yang sudah mampu membuat perubahan.

"Saat ini, Indonesia butuh pemimpin muda yang bersih dari korupsi, berani membuat kebijakan yang pro rakyat dan memiliki kemampuan dalam memberikan solusi suatu permasalahan,” ujarnya.

Maka dari itu, menurut Dawam seorang Jumhur pantas mengikuti konvensi di partai Demokrat menjadi salah satu kandidat. "Jadi Demokrat perlu mengangkat Jumhur untuk ikut konvensi nanti," ucap dia.

Dawam menambahkan, memang nama Jumhur tidak muncul dalam bursa konvensi partai Demokrat yang berlambang bintang Mercy tersebut. Sebab, diakui oleh Dawam kalau Jumhur belum berkiprah dalam dunia politik sehingga track record nya belum terlihat.

"Tapi dia lebih bergelut dalam dunia pemerintahan, apalagi berkiprah dalam dunia aktivis seperti buruh dan TKI. Jadi perlu ada warna tokoh yang merakyat dalam konvensi nanti," tukasnya lagi.
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI