INILAH.COM, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Inggrid Kansil
yang juga sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI memiliki tradisi khusus
bersama keluarga dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah.
Istri Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan itu mengatakan bahwa setiap hari Raya Idul Fitri, ketupan dan opor ayam adalah santapan wajib keluarga. Menurutnya, setiap kali Lebaran, Inggrid selalu menunggu masakan serta sambal buatan sang ibu di Cianjur.
"Kalau di keluarga saya, makanan yang wajib itu buras dan ketupat, di serve bersama opor ayam, kalau di Cianjur dari dulu yang jadi favorit saya sayur ase (cabai hijau dengan daging sapi), sebagai teman ketupat, ditambah sambel goreng kentang ati buatan ibu saya rasanya tak tertandingi," kata Inggrid, kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (9/8/2013) malam.
Selain mempersiapkan santapan wajib di hari Lebaran, Ia juga harus mempersiapkan salam tempel kepada para keponakannya yang berhasil menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
"Persiapan lain di Cianjur menyiapkan salam tempel untuk ponakan-ponakan kecil untuk lucu-lucuan aja, karena biasanya mereka minta hadiah karena lulus puasanya," ujar Inggrid.
Menurutnya, Cianjur adalah daerah yang spesial. Selain tempat kelahirannya, masyarakat Cianjur adalah konstituen sang suami Syarief Hasan. Oleh karena itu, setelah bersilaturahmi bersama keluarga, Inggrid bersama Syarief Hasan menyempatkan diri untuk bersilaturahmi bersama warga Cianjur.
"Selebihnya silaturahmi dengan sebagian masyarakat di Cianjur, kebetulan masyarakat Cianjur selain kota kelahiran juga konstituennya suami," tutur Inggrid.
Kata Inggrid, makna Idul Fitri kali ini adalah dalam rangka membenahi diri. Makna Idul Fitri, menurutnya adalah sebuah momen bagi setiap muslim untuk meningkatkan amal dan ibadah, baik secara kuantitas maupun kualitas.
"Bukan hanya sebuah janji politik kita terhadap diri sendiri bila tanpa bukti nyata. Jadi kita harus komitmen dan menagih janji itu ketika kita malas dalam beribadah, jangan sampai kita rajin menuntut orang lain memenuhi janjinya tapi enggan menuntut diri sendiri," demikian Inggrid. [mes]
Istri Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan itu mengatakan bahwa setiap hari Raya Idul Fitri, ketupan dan opor ayam adalah santapan wajib keluarga. Menurutnya, setiap kali Lebaran, Inggrid selalu menunggu masakan serta sambal buatan sang ibu di Cianjur.
"Kalau di keluarga saya, makanan yang wajib itu buras dan ketupat, di serve bersama opor ayam, kalau di Cianjur dari dulu yang jadi favorit saya sayur ase (cabai hijau dengan daging sapi), sebagai teman ketupat, ditambah sambel goreng kentang ati buatan ibu saya rasanya tak tertandingi," kata Inggrid, kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (9/8/2013) malam.
Selain mempersiapkan santapan wajib di hari Lebaran, Ia juga harus mempersiapkan salam tempel kepada para keponakannya yang berhasil menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
"Persiapan lain di Cianjur menyiapkan salam tempel untuk ponakan-ponakan kecil untuk lucu-lucuan aja, karena biasanya mereka minta hadiah karena lulus puasanya," ujar Inggrid.
Menurutnya, Cianjur adalah daerah yang spesial. Selain tempat kelahirannya, masyarakat Cianjur adalah konstituen sang suami Syarief Hasan. Oleh karena itu, setelah bersilaturahmi bersama keluarga, Inggrid bersama Syarief Hasan menyempatkan diri untuk bersilaturahmi bersama warga Cianjur.
"Selebihnya silaturahmi dengan sebagian masyarakat di Cianjur, kebetulan masyarakat Cianjur selain kota kelahiran juga konstituennya suami," tutur Inggrid.
Kata Inggrid, makna Idul Fitri kali ini adalah dalam rangka membenahi diri. Makna Idul Fitri, menurutnya adalah sebuah momen bagi setiap muslim untuk meningkatkan amal dan ibadah, baik secara kuantitas maupun kualitas.
"Bukan hanya sebuah janji politik kita terhadap diri sendiri bila tanpa bukti nyata. Jadi kita harus komitmen dan menagih janji itu ketika kita malas dalam beribadah, jangan sampai kita rajin menuntut orang lain memenuhi janjinya tapi enggan menuntut diri sendiri," demikian Inggrid. [mes]
