INILAH.COM, Jakarta - Mantan Presiden Indonesia B.J Habibie
dinilai sebagai panutan bagi generasi bangsa dalam pembangunan. Selain
itu, Habibie juga menjadi panutan bagi ibu-ibu sebagai contoh suami yang
teladan.
Penilaian itu disampaikan Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Abu Rizal Bakrie alias Ical. Menurutnya, banyak hal yang bisa dipelajari dari Habibie. Adalah dia meninggalkan kesan baik kepada masyarakat Indonesia, dan dalam waktu singkat bisa membangun fondasi demokrasi pasca-reformasi.
"Beliau dapat membuat pesawat terbang dan mengembangkan teknologi tinggi di Indonesia. Selain itu, Habibie juga merupakan panutan bagi ibu-ibu sebagai model seorang suami," kata Ical, saat halal bihalal di kediaman Habibie, Jakarta, Kamis (8/8/2013).
Bagi Ical, selain guru politik, Habibie adalah sosok kakak yang teladan. Sebab, Habibie kerap memberikan pencerahan politik. "Sebelum Pak Habibie menjadi presiden, dia sudah merupakan kakak bagi saya. Kami sering berbicara politik di dalam kantor Golkar," demikian Ical. [ant]
Penilaian itu disampaikan Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Abu Rizal Bakrie alias Ical. Menurutnya, banyak hal yang bisa dipelajari dari Habibie. Adalah dia meninggalkan kesan baik kepada masyarakat Indonesia, dan dalam waktu singkat bisa membangun fondasi demokrasi pasca-reformasi.
"Beliau dapat membuat pesawat terbang dan mengembangkan teknologi tinggi di Indonesia. Selain itu, Habibie juga merupakan panutan bagi ibu-ibu sebagai model seorang suami," kata Ical, saat halal bihalal di kediaman Habibie, Jakarta, Kamis (8/8/2013).
Bagi Ical, selain guru politik, Habibie adalah sosok kakak yang teladan. Sebab, Habibie kerap memberikan pencerahan politik. "Sebelum Pak Habibie menjadi presiden, dia sudah merupakan kakak bagi saya. Kami sering berbicara politik di dalam kantor Golkar," demikian Ical. [ant]
