Sindonews.com - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara
Pemilu (DKPP), Jimly Asshiddiqie menilai pola perekrutan anggota Komisi
Pemilihan Umum Daerah (KPUD) sudah lebih baik. Namun, masih ada saja
yang menjadi titipan pihak-pihak berkepentingan.
"Saya rasa recruitment sekarang jauh lebih baik ketimbang yang dahulu, tetapi tetap saja di daerah masih kurang transparansi, kaya geng-gengan, titip-titipan orang," kata Jimly dalam acara open house di kediamannya, Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2013).
Kata dia, dirinya juga telah menyampaikan jika sebagai penyelenggara Pemilu maka KPUD tidak bisa menjalankan kerjanya secara pribadi.
"Saya juga sampaikan masukan titipan kilat maupun tidak kilat itu jangan sampai terjadi. Jaman sekarang kita tidak bisa lagi, lembaga penyelenggara pemilu itu tidak bisa berdiri sendiri," tegasnya.
"Penyelenggara pemilu itu cabang keempat setalah eksekutif, legislatif, yudikatif. Karena eksekutif dan legislatif itu peserta pemilu. Quadro politika bukan trias politika lagi," lanjutnya.
Ia pun kembali menegaskan, DKPP tak akan ragu mengambil langkah tegas jika diketahui ada anggota KPU pusat maupun daerah yang tidak netral.
"Sebagian kita peringatkan, tetapi kalau misalnya berpihak, tidak independen terpaksa kita pecat," pungkasnya.
"Saya rasa recruitment sekarang jauh lebih baik ketimbang yang dahulu, tetapi tetap saja di daerah masih kurang transparansi, kaya geng-gengan, titip-titipan orang," kata Jimly dalam acara open house di kediamannya, Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2013).
Kata dia, dirinya juga telah menyampaikan jika sebagai penyelenggara Pemilu maka KPUD tidak bisa menjalankan kerjanya secara pribadi.
"Saya juga sampaikan masukan titipan kilat maupun tidak kilat itu jangan sampai terjadi. Jaman sekarang kita tidak bisa lagi, lembaga penyelenggara pemilu itu tidak bisa berdiri sendiri," tegasnya.
"Penyelenggara pemilu itu cabang keempat setalah eksekutif, legislatif, yudikatif. Karena eksekutif dan legislatif itu peserta pemilu. Quadro politika bukan trias politika lagi," lanjutnya.
Ia pun kembali menegaskan, DKPP tak akan ragu mengambil langkah tegas jika diketahui ada anggota KPU pusat maupun daerah yang tidak netral.
"Sebagian kita peringatkan, tetapi kalau misalnya berpihak, tidak independen terpaksa kita pecat," pungkasnya.
