INILAH.COM, Sanggau - Jajaran Polres Sanggau pada Rabu (14/8)
pagi berkumpul di halaman Mapolres Sanggau guna mengecek kesiapan
persenjataan maupun kelengkapan lainnya anggota Polres Sanggau. Tampak
pula kendaraan water canon beserta puluhan mobil dan motor disiagakan di
pinggir sebelah kanan halaman Mapolres Sanggau.
Puluhan personil kepolisian juga siap siaga di samping kendaraan-kendaraan itu. Pengecekan kelengkapan yang dimiliki Polres Sanggau itu dalam upaya persiapan pengamanan Pilkada Bupati/Wakil Bupati Sanggau yang rencananya akan digekar Sebtember mendatang.
Bupati Sanggau H. Setiman H Sudin dan sejumlah pejabat Forkompinda tampak pula hadir bersama Kapolres Sanggau, AKBP Sigit Dedy Purwadi. Bahkan sempat pula menjajal water canon yang dimiliki Polres Sanggau. Kapolres Sanggau secara detail menjelaskan fungsi masing-masing tombol yang ada di dalam mobil bantuan Mabes Polri ini.
"Semua perlengkapan yang kita peragakan kali ini untuk mengecek kesiapan kita dalam pengamanan Pilkada Sanggau. Selain itu juga kita bisa menginventarisir kelengkapan yang kita miliki," kata Kapolres Sanggau.
Disampaikannya, meskipun, perlengkapan sudah memadai, Kapolres menegaskan dalam penggunaanya akan sangat selektif. Menurutnya, ada prosedur-prosedur dalam penggunaan senjata maupun kelengkapan yang dimiliki satuannya.
"Tentu penggunaannya sangat selektif, sangat ketat, seperti gas air mata, kita juga tidak menggunakan senjata dengan sembarangan, pasti ada tahapannya," ujarnya.
Diakui Kapolres, ia memang sangat fokus dalam upaya agar Pilkada Sanggau berjalan aman. Dirinya, mengimbau agar seluruh kandidat calon maupun tim sukses bisa mendukung hal ini. "Saya tidak bosan-bosannya selalu mengimbau, agar calon maupun tim sukses memberikan pengertian pada konstituen. Jangan mengedepankan tindakan anarkis atau yang melanggar hukum, taati aturan yang berlaku," pintanya.
Selain mengerahkan 2/3 kekuatan personil, pihaknya juga akan dibantu Brimob maupun Polda Kalbar. Selain itu, pengamanan juga dibantu oleh personil TNI.
Untuk pengamanan, Kabag Ops Polres Sanggau, Kompol M Roni Mustafa mengungkapkan, pihaknya sudah mengutus personil untuk melakukan pengamanan pada masing-masing kandidat calon Bupati maupun Wakil Bupati Sanggau. Pengamanan itu bersifat melekat (Pamkat), bagi setia pasangan calon.
"Setelah ditetapkan sebagai calon dan nomor urut pengamanan melekat itu sudah kita lakukan. Pengamanan itu nanti sampai selesai pelantikan," tuturnya.
Menurutnya, seluruh calon sudah disiagakan personil kepolisian untuk melakukan pengamanan. Diakuinya, personil itu juga dibekali dengan senjata lengkap untuk keamanan.
"Tenunya kita persenjatai. Tapi, tentu personil yang kita tunjuk tetap kita seleksi dulu, mana anggota yang layak atau tidak. Apakah, ia juga sudah punya keahlian untuk dipersenjatai, kalau dianggap layak itu yang kita tunjuk, jadi tidak sembarangan," tegasnya.
Roni juga menegaskan bahwa personil yang ditunjuk tidak ada kepentingan politik. Mereka, ditugaskan semata untuk kepentingan keamanan masing-masing kandidat calon. "Saya sampaikan lagi bahwa tugas mereka sekedar mengamankan saja dan selalu melekat bagi calon, jadi tidak lebih itu, jadi, bukan kepentingan politik," paparnya.
Puluhan personil kepolisian juga siap siaga di samping kendaraan-kendaraan itu. Pengecekan kelengkapan yang dimiliki Polres Sanggau itu dalam upaya persiapan pengamanan Pilkada Bupati/Wakil Bupati Sanggau yang rencananya akan digekar Sebtember mendatang.
Bupati Sanggau H. Setiman H Sudin dan sejumlah pejabat Forkompinda tampak pula hadir bersama Kapolres Sanggau, AKBP Sigit Dedy Purwadi. Bahkan sempat pula menjajal water canon yang dimiliki Polres Sanggau. Kapolres Sanggau secara detail menjelaskan fungsi masing-masing tombol yang ada di dalam mobil bantuan Mabes Polri ini.
"Semua perlengkapan yang kita peragakan kali ini untuk mengecek kesiapan kita dalam pengamanan Pilkada Sanggau. Selain itu juga kita bisa menginventarisir kelengkapan yang kita miliki," kata Kapolres Sanggau.
Disampaikannya, meskipun, perlengkapan sudah memadai, Kapolres menegaskan dalam penggunaanya akan sangat selektif. Menurutnya, ada prosedur-prosedur dalam penggunaan senjata maupun kelengkapan yang dimiliki satuannya.
"Tentu penggunaannya sangat selektif, sangat ketat, seperti gas air mata, kita juga tidak menggunakan senjata dengan sembarangan, pasti ada tahapannya," ujarnya.
Diakui Kapolres, ia memang sangat fokus dalam upaya agar Pilkada Sanggau berjalan aman. Dirinya, mengimbau agar seluruh kandidat calon maupun tim sukses bisa mendukung hal ini. "Saya tidak bosan-bosannya selalu mengimbau, agar calon maupun tim sukses memberikan pengertian pada konstituen. Jangan mengedepankan tindakan anarkis atau yang melanggar hukum, taati aturan yang berlaku," pintanya.
Selain mengerahkan 2/3 kekuatan personil, pihaknya juga akan dibantu Brimob maupun Polda Kalbar. Selain itu, pengamanan juga dibantu oleh personil TNI.
Untuk pengamanan, Kabag Ops Polres Sanggau, Kompol M Roni Mustafa mengungkapkan, pihaknya sudah mengutus personil untuk melakukan pengamanan pada masing-masing kandidat calon Bupati maupun Wakil Bupati Sanggau. Pengamanan itu bersifat melekat (Pamkat), bagi setia pasangan calon.
"Setelah ditetapkan sebagai calon dan nomor urut pengamanan melekat itu sudah kita lakukan. Pengamanan itu nanti sampai selesai pelantikan," tuturnya.
Menurutnya, seluruh calon sudah disiagakan personil kepolisian untuk melakukan pengamanan. Diakuinya, personil itu juga dibekali dengan senjata lengkap untuk keamanan.
"Tenunya kita persenjatai. Tapi, tentu personil yang kita tunjuk tetap kita seleksi dulu, mana anggota yang layak atau tidak. Apakah, ia juga sudah punya keahlian untuk dipersenjatai, kalau dianggap layak itu yang kita tunjuk, jadi tidak sembarangan," tegasnya.
Roni juga menegaskan bahwa personil yang ditunjuk tidak ada kepentingan politik. Mereka, ditugaskan semata untuk kepentingan keamanan masing-masing kandidat calon. "Saya sampaikan lagi bahwa tugas mereka sekedar mengamankan saja dan selalu melekat bagi calon, jadi tidak lebih itu, jadi, bukan kepentingan politik," paparnya.
