TEMPO.CO, Bojonegoro - Wakil
Ketua Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, pasangan Aburizal Bakrie
baru ditentukan usai Pemilu Legislatif 2014. Untuk melapangkan jalan
ketua umum partai beringin itu, kata Agung, pihaknya mematok target 170
kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. “Siapa sosok yang akan mendampingi
Aburizal, tunggu hasil pemilu legislatif dulu,” kata Agung di
Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu 28 Juli 2013.
Menurut Agung, untuk meraih 170 kursi Senayan, Partai Golkar telah
menginstruksikan kepada kader-kader yang tersebar di seluruh provinsi
agar bekerja keras. Partai, kata Agung, juga meminta agar para kader
mampu mengukur kerjanya masing-masing. "Mengukur diri berapa kira-kira
wakil rakyat yang harus diraih baik di tingkat provinsi atau kabupaten/
kota," kata Agung.
Agung menyadari target merebut 170 kursi tidak mudah. Malah, kata
dia, ada lembaga survei yang menyatakan bahwa Partai Golkar maksimal
hanya akan mendapat 114 kursi saja. Perkiraan perolehan kursi
berdasarkan survei itu dirilis pada Mei - Juni 2013 lalu. "Masih ada
sisa satu tahun untuk setidaknya mendekati target perolehan 170 kursi,"
kata Agung yang juga Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat itu.
Bila target kursi 30 hingga 35 persen bisa dicapai, ujar Agung, Partai Golkar leluasa menggaet calon wakil presiden yang akan dipasangkan dengan Aburizal. Soal siapa nama-nama calon wakil incaran Partai Golkar, Agung tidak mau menyebutkan. "Waktunya belum tepat kalau disebutkan sekarang," kata politisi senior itu.
Bila target kursi 30 hingga 35 persen bisa dicapai, ujar Agung, Partai Golkar leluasa menggaet calon wakil presiden yang akan dipasangkan dengan Aburizal. Soal siapa nama-nama calon wakil incaran Partai Golkar, Agung tidak mau menyebutkan. "Waktunya belum tepat kalau disebutkan sekarang," kata politisi senior itu.
Tapi Agung tak menampik bahwa ada sejumlah tokoh potensial di luar
Partai Golkar yang dinilai cocok mendampingi Aburizal. Karena itu tidak
menutup kemungkinan Partai Golkar akan berkoalisi dengan partai lain.
"Kami bisa saja sharing dengan partai lain," kata Agung.
SUJATMIKO
