Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) tidak masalah jika dirinya dianggap sebagai anak angkat Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto . Akan tetapi, Jokowi menegaskan, dirinya tetap menjadi kader militan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
"Perlu diketahui, saya itu tetap kader PDI Perjuangan. Ya gak apa-apa dianggap anak angkat (Prabowo)," tegas Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (22/7).
Selain itu, Jokowi menampik kalau sering bertemu dengan Prabowo Subianto . Justru, menurutnya, yang sering ketemu dengan Prabowo adalah Basuki T Purnama (Ahok) karena dirinya merupakan politisi Gerindra.
"Saya itu bertemu Pak Prabowo ya habis pelantikan itu terakhir. Ngucapin selamat dan berbicara masalah Jakarta, setelah itu ya tidak pernah ketemu," terang Jokowi .
"Gak ada curhat atau apa, itu bulan Desember lalu. Udah lama sekali, yang sering itu Pak Wagub," tandasnya.
"Perlu diketahui, saya itu tetap kader PDI Perjuangan. Ya gak apa-apa dianggap anak angkat (Prabowo)," tegas Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (22/7).
Selain itu, Jokowi menampik kalau sering bertemu dengan Prabowo Subianto . Justru, menurutnya, yang sering ketemu dengan Prabowo adalah Basuki T Purnama (Ahok) karena dirinya merupakan politisi Gerindra.
"Saya itu bertemu Pak Prabowo ya habis pelantikan itu terakhir. Ngucapin selamat dan berbicara masalah Jakarta, setelah itu ya tidak pernah ketemu," terang Jokowi .
"Gak ada curhat atau apa, itu bulan Desember lalu. Udah lama sekali, yang sering itu Pak Wagub," tandasnya.
[ren]
