Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih belum
akan menentukan capres untuk pemilu 2014 mendatang. Kendati demikian,
PKB telah mulai menguji alternatif capres yang ada.
"Kita uji di lapangan, kan masih ada banyak waktu," ujar Ketum PKB Muhaimin Iskandar di sela-sela acara HUT PKB ke-15 di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2013).
Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, mengklaim ada sejumlah nama yang telah mengajukan diri ke PKB. Antara lain Rhoma Irama, Mahfud MD, dan Ali Maskur, mantan Ketua Dewan Tanfidz PKB. Menurutnya, nama-nama tersebut masih alternatif dan akan diuji responnya di kalangan konstituen PKB.
"Diuji seiring waktulah. Jadi masih ada waktu sampai pileg, kita uji lagi. Pak Mahfud juga mengajukan diri ke kita. Kita uji lagi. Ali Maskur juga, " ujar Cak Imin.
"Kita sebagai orang yang memimpin PKB, tentu harus memberikan ruang yang luas pada kader lain. Yang punya potensi kayak haji Rhoma kan itu luar biasa grass root, Pak Mahfud di kalangan menengah dicintai, Pak Maskur punya kelebihan," imbuhnya.
Saat ditanya soal pencalonan dirinya, Muhaimin enggan berkomentar banyak. Dia berdalih, dirinya belum terpikir untuk maju mencalonkan diri dalam pemilu mendatang.
"Saya belum, belum. Ya sebagai Ketum, saya konsentrasi memenangkan PKB dulu," tandasnya.
(nvc/fjp)
"Kita uji di lapangan, kan masih ada banyak waktu," ujar Ketum PKB Muhaimin Iskandar di sela-sela acara HUT PKB ke-15 di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2013).
Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, mengklaim ada sejumlah nama yang telah mengajukan diri ke PKB. Antara lain Rhoma Irama, Mahfud MD, dan Ali Maskur, mantan Ketua Dewan Tanfidz PKB. Menurutnya, nama-nama tersebut masih alternatif dan akan diuji responnya di kalangan konstituen PKB.
"Diuji seiring waktulah. Jadi masih ada waktu sampai pileg, kita uji lagi. Pak Mahfud juga mengajukan diri ke kita. Kita uji lagi. Ali Maskur juga, " ujar Cak Imin.
"Kita sebagai orang yang memimpin PKB, tentu harus memberikan ruang yang luas pada kader lain. Yang punya potensi kayak haji Rhoma kan itu luar biasa grass root, Pak Mahfud di kalangan menengah dicintai, Pak Maskur punya kelebihan," imbuhnya.
Saat ditanya soal pencalonan dirinya, Muhaimin enggan berkomentar banyak. Dia berdalih, dirinya belum terpikir untuk maju mencalonkan diri dalam pemilu mendatang.
"Saya belum, belum. Ya sebagai Ketum, saya konsentrasi memenangkan PKB dulu," tandasnya.
(nvc/fjp)
