INILAH.COM, Jakarta - Sosok gubernur DKI Joko Widodo alias
Jokowi menjadi magnet bagi seluruh partai politik (Parpol) peserta
Pemilu 2014 nanti. Sebab, Jokowi masih menempati posisi teratas sebagai
calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) berdasarkan
beberapa hasil lembaga survei.
Tentu saja hal itu bisa menjadi dilema bagi partai berlambang banteng moncong putih itu. Namun demikian, anggota Dewan Penasehat Center for Strategic and International Studies (CSIS) Jeffrie Geovanie mengatakan, kunci keberhasilan PDIP di Pilpres 2014 nanti berada ditangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Memang paling enak posisi politiknya untuk pemilihan presiden 2014 adalah Jokowi dan PDIP, artinya Megawati Soekarnoputri adalah pengambil keputusan penting untuk pemilu presiden 2014 yang akan datang," kata Jeffrie, melalui siaran pers, Jakarta, Kamis (25/7/2013).
Untuk itu, kata Jeffrie, PDIP bisa saja menjadi dilema untuk memutuskan Capres dan Cawapresnya di Pilpres 2014 nanti. Menurutnya, Megawati sebagai pemangku kekuasaan di PDIP bisa saja memasangkan Jokowi dengan Ginandjar Kartasasmita bila tujuannya membangun koalisi yang kuat bersama Golkar pasca Munas 2015.
Selain itu, Jeffrie juga memberikan beberapa prediksi bahwa Jokowi bisa juga dipasangkan dengan Gita Wiryawan bila tujuannya adalah rekonsiliasi PDIP dan Demokrat, bisa juga Jokowi dengan Rusdi Kirana, dengan Din Syamsuddin, atau dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Menurutnya, jadi sangat wajar sekali sekarang ini semua tokoh mulai mendekati Megawati. Sebab, roda politik memang sedang berputar.
"Begitu banyak pilihan-pilihan tersebut dikarenakan memang sulit untuk tidak mengatakan bahwa 2014 adalah momentum kemenangan besar buat PDIP dengan figur kuatnya yang fenomenal Jokowi dan dengan dingin dikelola oleh Megawati," demikian Jeffrie. [mes]
Tentu saja hal itu bisa menjadi dilema bagi partai berlambang banteng moncong putih itu. Namun demikian, anggota Dewan Penasehat Center for Strategic and International Studies (CSIS) Jeffrie Geovanie mengatakan, kunci keberhasilan PDIP di Pilpres 2014 nanti berada ditangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Memang paling enak posisi politiknya untuk pemilihan presiden 2014 adalah Jokowi dan PDIP, artinya Megawati Soekarnoputri adalah pengambil keputusan penting untuk pemilu presiden 2014 yang akan datang," kata Jeffrie, melalui siaran pers, Jakarta, Kamis (25/7/2013).
Untuk itu, kata Jeffrie, PDIP bisa saja menjadi dilema untuk memutuskan Capres dan Cawapresnya di Pilpres 2014 nanti. Menurutnya, Megawati sebagai pemangku kekuasaan di PDIP bisa saja memasangkan Jokowi dengan Ginandjar Kartasasmita bila tujuannya membangun koalisi yang kuat bersama Golkar pasca Munas 2015.
Selain itu, Jeffrie juga memberikan beberapa prediksi bahwa Jokowi bisa juga dipasangkan dengan Gita Wiryawan bila tujuannya adalah rekonsiliasi PDIP dan Demokrat, bisa juga Jokowi dengan Rusdi Kirana, dengan Din Syamsuddin, atau dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Menurutnya, jadi sangat wajar sekali sekarang ini semua tokoh mulai mendekati Megawati. Sebab, roda politik memang sedang berputar.
"Begitu banyak pilihan-pilihan tersebut dikarenakan memang sulit untuk tidak mengatakan bahwa 2014 adalah momentum kemenangan besar buat PDIP dengan figur kuatnya yang fenomenal Jokowi dan dengan dingin dikelola oleh Megawati," demikian Jeffrie. [mes]
