Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai
NasDem Patrice Rio Capella mengatakan, revisi daftar bakal calon
anggota legislatif (bacaleg) tingkat DPR RI milik partainya sudah hampir
selesai.
"Sekarang sedang proses penyempurnaan. Dalam dua hari ini mungkin sudah 100% selesai," kata Rio saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (14/5).
Ia mengatakan, saat ini Dewan Pimpinan Pusat masih menunggu revisi serta pelengkapan berkas dari daerah. "Yang jelas sebelum tanggal 22 Mei kita serahkan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum)," kata Rio.
Mengenai perubahan dalam daftar bacaleg Partai NasDem, Rio mengatakan ada beberapa perubahan yang terjadi. Bahkan ada pencoretan salah satu dari tiga nama bacaleg ganda.
"Yang satu kita dibatalkan karena dengan sengaja dan sadar mendaftar di partai lain. Yang kita coret itu dari Dapil (Daerah Pemilihan) Tuban, Jawa Timur," tukasnya.
Sementara dua nama bacaleg lainnya yang juga ganda tetap dipertahankan. "Ada bacaleg yang diganti. Di Dapil Sumut II," kata Rio.
Rio sendiri mengaku tidak hafal dengan detail perubahan dalam daftar bacaleg NasDem.
"Sekarang sedang proses penyempurnaan. Dalam dua hari ini mungkin sudah 100% selesai," kata Rio saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (14/5).
Ia mengatakan, saat ini Dewan Pimpinan Pusat masih menunggu revisi serta pelengkapan berkas dari daerah. "Yang jelas sebelum tanggal 22 Mei kita serahkan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum)," kata Rio.
Mengenai perubahan dalam daftar bacaleg Partai NasDem, Rio mengatakan ada beberapa perubahan yang terjadi. Bahkan ada pencoretan salah satu dari tiga nama bacaleg ganda.
"Yang satu kita dibatalkan karena dengan sengaja dan sadar mendaftar di partai lain. Yang kita coret itu dari Dapil (Daerah Pemilihan) Tuban, Jawa Timur," tukasnya.
Sementara dua nama bacaleg lainnya yang juga ganda tetap dipertahankan. "Ada bacaleg yang diganti. Di Dapil Sumut II," kata Rio.
Rio sendiri mengaku tidak hafal dengan detail perubahan dalam daftar bacaleg NasDem.
"Beberapa nama ada yang diganti, dipindah dapil dan dipindah nomernya," tukas Rio.
Editor: Asnawi Khaddaf
