![]() |
| Mobil Nissan jenis Navara berwarna hitam dan Pajero Sport yang diduga milik Lutfhi Hasan Ishaaq disita KPK diparkir di halaman DPP PKS, Jakarta, Selasa (7/5). |
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera masih tetap
mempertahankan laporan polisi (LP) atas nama juru bicara KPK Johan Budi
SP.
Dalam waktu dekat, PKS rencananya juga akan melaporkan penyidik yang sempat berupaya menyita enam mobil di DPP PKS, Jakarta.
Dalam waktu dekat, PKS rencananya juga akan melaporkan penyidik yang sempat berupaya menyita enam mobil di DPP PKS, Jakarta.
"Sejauh ini belum ada pembatalan atau pencabutan aduan. Kita tetap
melanjutkan kasus ini ke Mabes Polri,"ujar juru bicara PKS Mardani Ali
Sera saat dihubungi Republika, di Jakarta, Kamis (16/5) malam.
Dia menyebut, laporan tersebut berupaya agar KPK menjadi lembaga
penegak hukum yang adil. Juga, para penyidik KPK dapat bertindak secara
bijaksana. "Ini sebetulnya adalah surat cinta PKS kepada KPK,"ungkapnya.
Mardani pun menegaskan, PKS tidak berlaku emosional atas pelaporan
tersebut. Menurutnya, Mabes Polri adalah institusi yang tepat untuk
menguji fakta yang paling benar. Apakah PKS atau KPK.
| Reporter : Ahmad Islamy Jamil |
| Redaktur : A.Syalaby Ichsan |
