KLATEN–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten
menyiapkan 2.475 template atau alat bantu mencoblos bagi penyandang
tunanetra saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah berlangsung pada
26 Mei mendatang.
Anggota KPU Klaten Bidang Sosialisasi,
Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Suharso,
mengatakan jumlah template tersebut disesuaikan dengan jumlah tempat
pemungutan suara (TPS) di Klaten.
“Kami memang tidak memiliki data
berapa jumlah pemilih penyandang tunanetra. Oleh sebab itu, semua TPS
kami lengkapi dengan alat bantu itu. Melalui alat bantu itu, KPU ingin
memberikan jaminan kepada penyandang tunanetra supaya bisa memberikan
hak suaranya,” terang Suharso saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu
(15/5/2013).
Alat bantu tersebut berupa kertas yang dilengkapi
tiga lubang berbentuk kotak atau persegi. Di atas tiga lubang tersebut
terdapat urutan angka 1, 2 dan 3 yang dicetak dalam huruf braille. Pada
bagian bawah lubang kotak tersebut juga terdapat nama tiga pasangan
Calon Gubernur (Cagub) Jateng sesuai nomor urut juga dicetak dalam huruf
braille.
Lubang kotak tersebut berukuran sama dengan gambar tiga
pasangan Cagub Jateng. Saat alat bantu coblos dan surat suara disatukan,
maka penyandang tunanetra bisa membaca calon mana yang bakal dipilih
lalu mencoblosnya.
“Setelah dicoblos, surat suara itu akan
dipisahkan dengan template lalu dilipat untuk dimasukkan dalam kotak
suara. Bagi penyandang tunanetra akan mendapat bantuan dari petugas KPPS
ketika ingin mencoblos,” tandas Suharso.
Sementara itu, KPU Klaten sudah menerima 31.551 surat suara sebagai ganti surat suara yang rusak pada Senin (13/5/2013). Surat suara tersebut
saat ini sudah dilipat dan dikemas. Rencananya, surat suara itu akan
didistribusikan ke kecamatan yang masih kekurangan surat suara.
“Semula
kami menerima 1.040.164 lembar surat suara, namun terdapat 31.551
lembar yang rusak. Setelah kami cek, semua tak ada yang rusak lagi,”
papar staf Sekretariat KPU Klaten, Ika Nurmaliana Dewi.
