TRIBUNNEWS.COM KENDAL, - Sebanyak 29.100 surat suara
pilihan Gubernur Jawa Tengah yang diterima komisi Pemilihan Umum (KPU)
Kendal rusak. Karena rusak, surat suara itu akan dikembalikan ke
percetakan yang mencetak surat suara pilgub tersebut.
KPUD Kendal
sendiri telah membuat surat laporan ke KPU Jawa Tengah terkait surat
suara yang rusak tersebut. Hal itu dikatakan oleh Ketua KPU Kendal
Abdullah Sachur di kantornya, Minggu (12/5/2013).
Sachur
menjelaskan, surat suara yang diterima oleh KPU Kendal semuanya ada
777.903 surat suara. Jumlah itu sudah termasuk surat suara tambahan
sebanyak 2,5 persen dari jumlah surat suara daftar pemilih tetap (DPT).
"Kalau
DPT Kendal ada 758.930 orang. Sehingga, menurut kebutuhan DPT, hanya
membutuhkan 758.930 surat suara. Tapi untuk mengantisipasi sesuatu
seperti ada pemilih daerah lain atau kemungkinan rusak atau salah
nyoblos, maka ada tambahan 2,5 persen dari jumlah surat suara untuk
DPT," kata Sachur.
Sachur menjelaskan, setelah mengembalikan surat
suara yang rusak ke percetakan, secepatnya akan mendapat ganti.
Sehingga surat suara bisa dilipat sebelum waktu pendistribusian ke
Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Menurutnya, distribusi surat
suara ke PPK terakhir tanggal 15 Mei. Diharapkan pada tanggal 16 Mei,
PPK sudah menerima surat suara itu.
"Surat suara sudah selesai dilipat Sabtu (11/5/2013) malam. Sedangkan yang rusak akan dikembalikan," katanya.
Sachur
menambahkan, selain kartu suara, semua logistik seperti tinta,
bantalan, alat coblos, buku visi misi dan logistik pilgub lain, sudah
siap didistribusikan. Semua logistik, setelah sampai di PPK, paling lama
tanggal 25 sudah sampai di kelurahan atau desa. Sedangkan hari "H"
coblosan, surat suara sudah harus ada di TPS-TPS.
"Jumlah TPS di
Kabupaten Kendal semuanya ada 1662 TPS. Termasuk TPS yang ada di Lapas.
Sedang untuk pemilih yang ada di rumah sakit, akan didatangi oleh
petugas," tambahnya
