Headlines News :
Home » » Oposisi Malaysia akan Buat Tsunami Politik

Oposisi Malaysia akan Buat Tsunami Politik

Written By Unknown on Sabtu, 04 Mei 2013 | 20.23

Metrotvnews.com, Jakarta: Monitor layar lebar terpajang di sisi kiri tiang bendera tertinggi di Malaysia, Merdeka Square, Kuala Lumpur. Monitor itu menyiarkan siaran stasiun televisi negara. Media yang dalam demokrasi disebut sebagai pilar keempat menjadi perhatian dalam pemilihan umum (pemilu) Malaysia.

"Media massa tidak memberi ruang cukup bagi lawan pemerintah (berkampanye)," tutur Wakil Sekretaris Jenderal Partai Islam Malaysia (PAS) Syed Azman Syed Ahmad Nawawi dalam perbincangan dengan Media Indonesia di Kuala Lumpur, (2/3)

Atas dasar itu, kubu oposisi yang terdiri atas partainya, Partai Keadilan Rakyat (PKR), dan Partai Tindakan Demokratis (DAP) memanfaatkan betul-betul media alternatif. Pemanfaatan media lain seperti media sosial dan ceramah diharapkan mampu mendulang suara dari masyarakat nonpartisan koalisi oposisi Pakatan Rakyat (PR).

"Terutama anak muda, etnis, dan Islam," tukas Syed Azman.

Saat ini, statistik pemilih baru yang muda ada sekitar 5,2 juta. Mayoritas media massa di Malaysia terafiliasi dengan koalisi pemerintah Barisan Nasional (BN). Azman menyatakan pihak koalisi sekarang bertekad bisa menang sehingga bisa menguasai parlemen dan menjalani pemerintahan. PAS sendiri, lanjutnya, menargetkan memenangkan 40 kursi dari 222 kursi.

"Kita, Pakatan Rakyat, mendapat sokongan dari seluruh (rakyat) di negara, semua aspek. Kita akan buat tsunami politik," kata Syed Azman.

Untuk hal itu, lanjutnya, Komisi Politik harus bergerak netral. Sementara itu, koordinator tablig ulama PAS Mohammad Kihk Zahri mengatakan pihaknya memiliki hal yang tidak dimiliki koalisi BN. "Yaitu doa dan munajat," katanya. (Dika Dania Kardi)
Share this post :
 
About Us | Advertise With Us | Privacy Policy | Contact Us
Copyright © 2011. Ayo Memilih Lagi ! - All Rights Reserved
Developed by BQ SISCAWATI Published by Ayo Group
Proudly powered by CV. ANEKA JASA MANDIRI