Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (11/3/2013). Faktor ketokohan Prabowo Subianto dalam Partai Gerindra cukup ampuh menaikkan elektabilitas partai dalam Pemilu 2014 nanti. Pada Pemilu 2009 saja, partai ini meraih 4.46 persen suara.
Hasil kajian Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) yang dipimpin Boni Hargens, menilai Gerindra bisa menjadi persinggahan suara pemilih migrasi dalam Pemilu 2014, yang dalam pemilu sebelumnya memilih partai lain.
"Ini tak lepas dari kerja politik yang terus maju dan perannya sebagai partai oposisi di parlemen bersama PDI Perjuangan membuat Gerindra makin menjadi ancaman bagi partai menengah lama," ujar Boni di Galeri Cafe, Jakarta, Rabu (15/5/2013).
Posisi Gerindra yang diproyeksikan sebagai persinggahan pemilih migrasi dalam pemilu sebelumnya, bukan tidak mungkin suaranya akan melonjak dalam Pemilu 2014. Apa yang akan dialami Gerindra mengulangi sukses PKS dan Demokrat.
"Gerindra niscaya melewati lima persen dan menjadi partai menengah baru, bahkan bisa melewati Partai Demokrat. Dan bisa berderet bersama PDI P dan Golkar sebagai partai terkuat," kata Boni.
Keuntungan yang didapat PKPI ke depan tentu saja beralihnya pemilih partai-partai itu yang sudah jenuh dan ingin mendapat nuansa baru di mana aspirasi dan harapannya dapat disalurkan lewat PKPI dalam pertarungan Pemilu 2014 nanti.
"Kompetitor saat ini kena prahara, dan kondisi kita semakin baik. Migrasi pemilih terjadi dan itu akan berlangsung akhir tahun dan awal tahun depan," ungkap Sutiyoso dalam diskusi di Galeri Cafe, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2013).
Sutiyoso mengakui, PKPI saat ini sudah merasakan adanya migrasi dan menjadikan PKPI tempat bernaung. Contohnya, sedikitnya ada 13 partai yang tidak lolos peserta pemilu menyalurkan aspirasi politiknya lewat PKPI.
Bahkan, yang cukup mengejutkan, migrasi itu dilakukan sekitar 150 pengurus anak ranting dari partai besar, terutama terjadi di Jawa Tengah. Ia tak menampik, memang ada organ PKPI yang juga hijrah ke partai lain dan mereka pengurus di tingkat provinsi.
Ke depan, selain menunggu pemilih migrasi, PKPU sudah menargetkan untuk memperebutkan mereka yang tidak menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2009 lalu. Disamping pemilih pemula yang saat ini melek karena mengikuti perkembangan politik.
"Minggu depan saya mau ke Bali dan keliling ke daerah-daerah. Saya sangat yakin asal diberi sehat dan terus keliling. Untuk menjual parpol melewati PT itu bisa. Karena kekuatan kita bersama teman-teman sudah di atas tujuh persen. Itu kekuatan di atas meja," ucapnya.
Hasil kajian Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) yang dipimpin Boni Hargens, menilai Gerindra bisa menjadi persinggahan suara pemilih migrasi dalam Pemilu 2014, yang dalam pemilu sebelumnya memilih partai lain.
"Ini tak lepas dari kerja politik yang terus maju dan perannya sebagai partai oposisi di parlemen bersama PDI Perjuangan membuat Gerindra makin menjadi ancaman bagi partai menengah lama," ujar Boni di Galeri Cafe, Jakarta, Rabu (15/5/2013).
Posisi Gerindra yang diproyeksikan sebagai persinggahan pemilih migrasi dalam pemilu sebelumnya, bukan tidak mungkin suaranya akan melonjak dalam Pemilu 2014. Apa yang akan dialami Gerindra mengulangi sukses PKS dan Demokrat.
"Gerindra niscaya melewati lima persen dan menjadi partai menengah baru, bahkan bisa melewati Partai Demokrat. Dan bisa berderet bersama PDI P dan Golkar sebagai partai terkuat," kata Boni.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPN PKPI Sutiyoso berharap partainya mengambil keuntungan dari prahara yang dialami sejumlah partai lama yang terseret masalah dari kasus dugaan korupsi, dan lain sebagainya.
Keuntungan yang didapat PKPI ke depan tentu saja beralihnya pemilih partai-partai itu yang sudah jenuh dan ingin mendapat nuansa baru di mana aspirasi dan harapannya dapat disalurkan lewat PKPI dalam pertarungan Pemilu 2014 nanti.
"Kompetitor saat ini kena prahara, dan kondisi kita semakin baik. Migrasi pemilih terjadi dan itu akan berlangsung akhir tahun dan awal tahun depan," ungkap Sutiyoso dalam diskusi di Galeri Cafe, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2013).
Sutiyoso mengakui, PKPI saat ini sudah merasakan adanya migrasi dan menjadikan PKPI tempat bernaung. Contohnya, sedikitnya ada 13 partai yang tidak lolos peserta pemilu menyalurkan aspirasi politiknya lewat PKPI.
Bahkan, yang cukup mengejutkan, migrasi itu dilakukan sekitar 150 pengurus anak ranting dari partai besar, terutama terjadi di Jawa Tengah. Ia tak menampik, memang ada organ PKPI yang juga hijrah ke partai lain dan mereka pengurus di tingkat provinsi.
Ke depan, selain menunggu pemilih migrasi, PKPU sudah menargetkan untuk memperebutkan mereka yang tidak menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2009 lalu. Disamping pemilih pemula yang saat ini melek karena mengikuti perkembangan politik.
"Minggu depan saya mau ke Bali dan keliling ke daerah-daerah. Saya sangat yakin asal diberi sehat dan terus keliling. Untuk menjual parpol melewati PT itu bisa. Karena kekuatan kita bersama teman-teman sudah di atas tujuh persen. Itu kekuatan di atas meja," ucapnya.

